Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Dishub Siap Jalankan Amanat JK Soal Integrasi Transportasi di Jabodetabek

Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 Januari 2019

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama pemerintah pusat sepakat dalam jangka waktu 10 tahun bakal menggenjot pembangunan transportasi di Jabodetabek.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan Pemprov DKI pun sudah menginisiasi untuk mengintegrasikan layanan angkutan umum baik bus kecil, sedang maupun besar.

Nantinya, Dishub DKI Jakarta bakal menyediakan lebih banyak lagi bus penunjang se-Jabodetabek. Sehingga masyarakat mau berpindah dari menggunakan kendaraan pribadi ke transportasi umum.

"Kita sudah melakukan perhitungan dan kajian kalau misalnya angkutan bus kecil ini diintegrasikan dalam satu platform itu kilometer tempuhnya layanan transjakarta itu sampai 2000 km," ujar Sigit di Balai Kota Jakarta, Selasa (29/1).

Bus Transjakarta. Foto: transjakarta.co.id

Menurut dia, pembangunan sarana dan prasarana tranportasi harus berbarengan dengan penataan rencana tata ruang dan wilayah yang baik. Layanan yang terintegrasi menjadi kunci keberhasilan transportasi untuk mendorong sebuah kebijakan ke arah yang lebih baik.

"Faktanya DKI meskipun PSO (public service obligation) nya tiap tahun meningkat, angkanya baru 19 persen. Untuk mencapai 60 persen di 2030 ini perlu ada usaha yang keras, perlu rekayasa trayeknya begitu juga integrasi menjad satu kunci," tuturnya.

Adapun, persoalan integrasi transportasi Jabodetabek ini sudah dirapatkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), bersama Menteri terkait dan para pejabat daerah pada Senin (28/1) kemarin di kantor Wapres RI jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

"Ya kalo kita bicara bus kecil butuh 30.000, bus sedang ada sekitar 3000an, bus besar sekitar 2300an, sampai 2030," ungkapnya. (Asp)

Baca Artikel Asli