Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Di Depan para Mantan Panglima, Menhan Ingatkan Prinsip TNI Taat Aturan Konstitusi hingga ‘Terbatasnya’ Informasi ke Publik Terkait Pertahanan Negara

Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026

MERAHPUTIH.COM - MENTERI Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menerima puluhan purnawirawan TNI di kantornya pada Jumat (24/4). Daftar hadir mencatat kehadiran sejumlah tokoh besar, seperti mantan Panglima ABRI Jenderal TNI (Purn) Wiranto serta mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, Jenderal TNI (Purn) Andika Muhammad Perkasa, Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono, dan Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono.

Dari matra udara, hadir Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto bersama beberapa mantan Kepala Staf Angkatan Udara lainnya.

Kedatangan para purnawirawan ini dilakukan secara bertahap sejak pagi hari sebelum memasuki ruang pertemuan untuk agenda silaturahmi sekaligus diskusi strategis tersebut. Dalam kesempatan itu, dia menyinggung beberapa hal. Hal itu termasuk prinsip fundamental yang dilaksanakan TNI dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Hal pertama yang dibahsa yakni terkait dengan konstitusi. Ia menyampaikan amanat yang menjadi pijakan TNI tidak lepas dari amanat konstitusi. Persisnya yang berkaitan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

”Hal kedua berkaitan dengan kepentingan nasional. Inilah yang menjadi prinsip tata kelola yang kami lanjutkan dari apa yang menjadi turunan yang pernah dilaksanakan para sesepuh dan para senior purnawirawan TNI pada saat menjabat,” lanjut Sjafrie.

Baca juga:

Intelijen TNI dan Polri Dikerahkan Pantau Pupuk Bersubsidi



Menurut Sjafrie, strategi pertahanan negara tidak lepas dari prinsip tata kelola negara yang berkaitan dengan konstitusi dan juga berkaitan dengan kepentingan nasional Indonesia.

Keterangan itu disampaikan Sjafrie saat bersilaturahmi dengan para purnawirawan TNI. Di hadapan para purnawirawan tersebut, ia menyampaikan Kemhan dan TNI terus bekerja sama membangun kekuatan TNI. Namun, dia mengakui kerja-kerja itu memang tidak seluruhnya disampaikan kepada publik.

”Perlu kami informasikan bahwa selama ini memang kami tidak banyak memberikan berbagai macam informasi-informasi kepada publik disebabkan pembangunan kekuatan pertahanan negara ini memang sedikit memerlukan atensi-atensi yang berkaitan dengan publikasi,” ucap Sjafri.

Selain ia sebagai menhan, dalam kesempatan tersebut, Sjafrie turut menyampaikan panglima TNI dan seluruh unsur pimpinan TNI hadir, yakni Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) M Tonny Harjono.(knu)

Baca juga:

Raker Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dengan Komisi I DPR Bahas Peran KODAM Baru



Baca Artikel Asli