MerahPutih.com - Hari ini, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jakarta resmi mengakhiri operasi darurat pencarian korban longsor di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi
Korban terakhir atas nama Riki Supriadi (40) berhasil ditemukan tim SAR gabungan pada Senin malam pukul 23.00 WIB. Dengan ditemukannya Riki, total korban meninggal dunia dalam tragedi longsor gunungan sampah ini mencapai 7 orang, sementara 6 orang lainnya selamat.
Baca juga:
Korban Tewas ke-7 Ditemukan, Operasi Darurat Longsor Bantargebang Ditutup
Operasi Darurat Libatkan 336 Personel
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menjelaskan selama pelaksanaan operasi darurat melibatkan 336 personel gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran, serta instansi terkait.
“Selain alat berat, kami juga mengerahkan pasukan K9 dan drone thermal untuk mendeteksi tanda-tanda korban,” kata Desiana, dalam keterangannya kepada media, dikutip Selasa (10/3)
Kronologis dan Nama-Nama Korban
Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (8/3) sekitar pukul 14.30 WIB, saat truk-truk mengantre untuk membuang sampah. Longsoran sampah menimpa tiga truk dan sebuah warung di sekitar lokasi.
Akibat tragedi itu, tercatat 13 orang terjebak di bawah reruntuhan puluhan ton sampah, yang terdiri dari sopir truk sampah, pemulung, pedagang kopi keliling, hingga penjaga warung menjadi korban.
Data Korban Longsor TPST Bantargebang
Korban Selamat (6 orang)
-
Budiman
-
Johan
-
Safifudin
-
Slamet
-
Ato
-
Dofir
Korban Meninggal Dunia (7 orang)
-
Enda Widayanti (25, pemilik warung)
-
Sumine (60, pemilik warung)
-
Dedi Sutrisno (sopir truk)
-
Irwan Supriatin (sopir truk)
-
Jussova Situmorang (38)
-
Hardianto
-
Riki Supriadi (40)
(*)