Rencana Pramono Bangun Jembatan Gembok Cinta Kuningan Tuai Kritik Pedas PSI

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Rencana Pramono Bangun Jembatan Gembok Cinta Kuningan Tuai Kritik Pedas PSI

Arsip - Warga berolahraga pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan Rasuna Said, Jakarta, Minggu (21/6/2026). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/YU

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membangun jembatan dengan konsep “gembok cinta” di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, menuai kritik keras dari Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta.

Baca juga:

Pembangunan Turap Kali Cideng untuk Cegah Longsor dan Percantik Kawasan Kuningan

Revitalisasi Trotoar Jalan HR Rasuna Said Sepanjang 3,8 Km, Kuningan Makin Ramah Pejalan Kaki

Kritik PSI: Prioritaskan Infrastruktur Dasar

Anggota DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, menilai proyek pembangunan jembatan dengan ornamen gembok cinta tersebut tidak menjawab kebutuhan mendesak warga ibu kota. Menurutnya, jangan sampai proyek ikonik lebih diprioritaskan dibanding kebutuhan dasar masyarakat.

“Di tengah banyaknya persoalan yang masih dirasakan warga, saya mempertanyakan apakah proyek ini memang sudah menjadi kebutuhan yang paling mendesak," kata Kevin, dalam keterangannya kepada media, Jumat (3/7)

Jakarta Butuh Pemerataan Pembangunan Bukan Proyek Visual

Sebaliknya, Politikus PSI itu menegaskan Pemprov DKI masih memiliki banyak pekerjaan rumah dalam penyediaan infrastruktur dasar.

Pembangunan Jakarta harus dimulai dari menjawab kebutuhan warga, bukan sekadar menghadirkan proyek yang hanya menarik secara visual,

Anggota DPRD DKI Fraksi PSI Kevin Wu

Kevin juga menyoroti kondisi jembatan penyeberangan orang (JPO) dan trotoar yang masih rusak, serta minimnya fasilitas publik yang ramah bagi masyarakat.

“Misalnya kondisi JPO yang kurang layak, trotoar yang belum ramah bagi penyandang disabilitas, taman lingkungan yang minim, fasilitas olahraga masyarakat yang terbatas, hingga penataan kawasan permukiman dan dukungan bagi UMKM,” tandasnya.

Baca juga:

CFD Rasuna Said Jadi Ladang Duit Parkir Liar, Pemkot Jaksel Akui Kecolongan

Pada Selasa (30/6) lalu, Gubernur Pramono mengaku telah memberikan instruksi kepada Dinas Bina Marga untuk membangun jembatan yang bisa dipasangi gembok cinta. Proyek ini disebut sebagai bagian dari upaya mempercantik kawasan Kuningan. (Asp)

#Jakarta #Pramono Anung #PSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rencana Pramono Bangun Jembatan Gembok Cinta di Kuningan Tuai Kritik Pedas PSI
Rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membangun jembatan gembok cinta di Kuningan menuai kritik dari PSI. DPRD menilai proyek ini tidak menjawab kebutuhan mendesak warga.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Rencana Pramono Bangun Jembatan Gembok Cinta di Kuningan Tuai Kritik Pedas PSI
Berita
Pemprov DKI Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Cakung, 54 Ton Berhasil Diangkut
Tumpukan sampah menutupi jalan di Cakung, telah viral di media sosial. Pemprov DKI pun bergerak cepat membersihkan sampah tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Pemprov DKI Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Cakung, 54 Ton Berhasil Diangkut
Berita
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55 Persen, Pramono: Bisa Kurangi Kemacetan di Jakarta Barat
Flyover Latumenten kini sudah mencapai 55 persen. Pembangunan itu rampung akhir 2026.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55 Persen, Pramono: Bisa Kurangi Kemacetan di Jakarta Barat
Olahraga
PON 2028 Digelar di 3 Provinsi, Jakarta sebagai Penunjang
Erick menjelaskan bahwa penetapan Jakarta sebagai provinsi penunjang telah memiliki payung hukum setelah disahkan melalui Rapat Kerja Nasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Frengky Aruan - Rabu, 01 Juli 2026
PON 2028 Digelar di 3 Provinsi, Jakarta sebagai Penunjang
Indonesia
Dukuh Atas Segera Jadi Super Hub Transportasi Jakarta, Enam Moda Bertemu di Satu Titik
Pramono Anung menargetkan perpanjangan LRT Jakarta hingga Dukuh Atas rampung pada akhir 2028. Kawasan ini akan mengintegrasikan enam moda transportasi umum.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Dukuh Atas Segera Jadi Super Hub Transportasi Jakarta, Enam Moda Bertemu di Satu Titik
Indonesia
Masalah Hukum Selesai, Tanah Bekas RS Sumber Waras Segera Dibangun RS Internasional
Pembelian eks lahan RS Sumber Waras itu sempat menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pasalnya, nilai jual objek pajak (NJOP) lahan itu dinilai terlalu tinggi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Masalah Hukum Selesai, Tanah Bekas RS Sumber Waras Segera Dibangun RS Internasional
Indonesia
Pramono Sebut sudah Dapat Izin Pemerintah Pusat untuk Pembangunan LRT Jakarta Manggarai-Dukuh Atas
Apabila jalur LRT Jakarta sudah sampai ke Dukuh Atas, konektivitas transportasi umum di Jakarta akan mencapai 95 persen.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Pramono Sebut sudah Dapat Izin Pemerintah Pusat untuk Pembangunan LRT Jakarta Manggarai-Dukuh Atas
Berita Foto
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim di Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 30 Juni 2026
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook
Berita Foto
Pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek Tembus 28,96 Juta hingga Mei 2026
Suasana sejumlah penumpang menaiki Kereta KRL Comuter Line Jabodetabek jurusan Rangkas Bitung di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 29 Juni 2026
Pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek Tembus 28,96 Juta hingga Mei 2026
Indonesia
Kronologi Balita Jatuh ke Lubang di Tebet Tewas, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Proyek
: Balita 4 tahun tewas setelah terjebak 4 jam di lubang proyek Tebet. Polisi dalami dugaan kelalaian, evakuasi dilakukan dengan alat berat, korban meninggal saat dibawa ke RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 29 Juni 2026
Kronologi Balita Jatuh ke Lubang di Tebet Tewas, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Proyek
Bagikan