Merahputih.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menambah sembilan perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) guna mengakomodasi lonjakan penumpang pada masa libur panjang Kenaikan Isa Almasih, 13 hingga 18 Mei 2026.
Langkah strategis ini bertujuan mengantisipasi kepadatan arus keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa.
Baca juga:
Video Sejoli Mesum Dekat Rel Kereta Jatinegara Viral, Satpol PP Tutup Akses Keluar Masuk
Distribusi Perjalanan dan Rute Favorit
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengonfirmasi bahwa pengoperasian kereta tambahan ini menyasar rute-rute populer yang memiliki permintaan tinggi.
Selama periode tersebut, Daop 1 Jakarta mengoperasikan total 68 perjalanan KA reguler ditambah delapan unit perjalanan dari Stasiun Gambir serta satu perjalanan dari Stasiun Pasar Senen.
“Daop 1 Jakarta menambah sejumlah perjalanan kereta api pada rute favorit untuk memastikan ketersediaan tempat duduk bagi calon penumpang,” ujar Franoto Wibowo, Senin (.
Beberapa rangkaian kereta tambahan yang beroperasi meliputi KA Purwojaya Tambahan (Gambir-Cilacap), KA Batavia (Gambir-Solo Balapan), Argo Parahyangan (Gambir-Bandung), hingga Argo Anjasmoro Tambahan (Gambir-Surabaya Pasarturi).
Kota-kota seperti Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, dan Jember tetap menjadi magnet utama bagi para pelancong dalam periode libur panjang kali ini.
Baca juga:
Keselamatan Kereta Api Jadi Prioritas, KAI Tingkatkan Jumlah SDM Bersertifikasi
Prediksi Puncak Arus Keberangkatan dan Kedatangan
Data internal KAI Daop 1 Jakarta menunjukkan angka akumulasi penumpang keberangkatan mencapai 102.103 orang, sementara angka kedatangan menyentuh 111.648 orang. Volume keberangkatan tertinggi diprediksi terjadi pada 13 Mei 2026 dengan jumlah 31.338 penumpang.
Sebaliknya, puncak arus kedatangan ke Jakarta diperkirakan jatuh pada 17 Mei 2026 dengan total 33.030 penumpang.
Manajemen KAI menjamin seluruh operasional perjalanan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan.
Optimalisasi pelayanan di stasiun serta pengecekan berkala pada sarana dan prasarana menjadi prioritas utama guna memastikan perjalanan kereta api berlangsung lancar dan terkendali.