Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

BYD hingga Alibaba Masuk 188 Perusahaan Daftar Hitam Pentagon, China Murka

Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026

MerahPutih.com – Pemerintah China mengecam keras langkah Amerika Serikat (AS) yang memasukkan sejumlah perusahaan besar seperti Alibaba, BYD, dan Baidu ke dalam daftar hitam Pentagon sebagai entitas yang dianggap mendukung militer China.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menilai tindakan Washington sebagai bentuk diskriminasi terhadap perusahaan-perusahaan negeri tirai bambu.

“Kami akan melakukan apa yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan mereka (perusahaan China) yang sah dan sesuai hukum,” kata Lin Jian, saat jumpa pers di Beijing, dikutip Rabu (10/6)

Baca juga:

Mobil Listrik BYD Seruduk Pemotor Bekasi Sampai Tewas di Tempat

China menilai langkah AS ini sebagai bagian dari persaingan teknologi dan perang dagang di antara kedua negara. Lin Jian juga mendesak AS untuk menghentikan penindasan terhadap bisnis China.

“China dengan tegas menentang AS yang melampaui batas konsep keamanan nasional dan merumuskan berbagai jenis daftar diskriminatif untuk menargetkan bisnis Tiongkok,” Jubir Kemenlu China, Lin Jian

Daftar Hitam Pentagon Bertambah

Pentagon memperbarui daftar “perusahaan militer China” yang kini mencakup 188 perusahaan, naik dari 134 pada 2025.

Perusahaan yang masuk daftar akan dilarang melakukan kontrak langsung dengan Departemen Pertahanan AS mulai akhir bulan ini, dan pembelian produk melalui pihak ketiga akan dilarang mulai 2027.

Definisi Pentagon menyebut “perusahaan militer China” sebagai entitas yang dimiliki atau dikendalikan oleh militer, atau yang berkontribusi pada strategi military-civil fusion Beijing.

Baca juga:

Password Bos Pentagon Bocor Dibobol Hacker, Diduga Inisial Tanggal Lahir

Perusahaan Teknologi China Jadi Sasaran

Di luarAlibaba, BYD, dan Baidu, terdapat juga RoboSense Technology (AI dan robotika), Unitree Robotics (robot humanoid), WuXi AppTec (bioteknologi), serta produsen cip memori CXMT dan YMTC yang menjadi sasaran Petagon. Dilansir Antara, Tencent dan DJI sudah lebih dulu masuk daftar hitam sejak tahun sebelumnya. (*)

Baca Artikel Asli