Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Chill Museum, Hadirkan Pengalaman Baru Wahana Imersif di M Bloc

Hendaru Tri Hanggoro - Kamis, 26 Januari 2023

JANGAN terkecoh dengan namanya. Museum selama ini kadung dicitrakan tempat membosankan. Hanya berisi benda atau memorabilia dari masa lalu. Padahal hari ini konsep museum telah berkembang demikian luas.

Tak hanya sebagai wahana satu arah untuk menampilkan memorabilia masa lalu, museum juga jadi wahana interaktif untuk menggabungkan hal-hal kekinian yang memiliki kaitan langsung dengan kehidupan para pengunjung. Seperti dalam ekshibisi Bintang Crystal Chill Museum di M Bloc Space Jakarta, 21-29 Januari.

Crystal Chill Museum menawarkan pengalaman yang interaktif dan seru melalui tiga ruangan utama dengan konsep immersive exhibition. Teknologi imersif memungkinkan pengunjung beroleh pengalaman berbeda ketika menikmati tiap ruang museum.

Segala medium di ruangan menjadi proyeksi gambar bergerak atau instalasi. Juga dilengkapi dengan tata suara aduhai.

Baca juga:

Menilik Benda Bersejarah Erupsi Merapi di Museum Omahku Memoriku

Ekshibisi ini mengingatkan anak muda untuk tidak berlebihan dalam segala sesuatu. "Apapun yang terlalu berlebihan output-nya enggak akan bagus juga. Contohnya penyu yang slow live makanya umurnya panjang bisa ratusan tahun, kan?" Pradita Wicaksono, mantan vokalis Yovie & Nuno, yang menghadiri peluncuran Chill Museum, seperti dikutip Antara (21/1).

Dikta menambahkan, belum tentu semua yang dikerjakan dengan kecepatan tinggi, hasilnya bisa terlihat jelas. "Terkadang kita perlu mundur sedikit untuk melihat seperti apa situasinya," lanjut Dikta, sapaan akrabnya.

Ruang ekshibisi di Chill Museum terbagi tiga sesuai tema : Overthink, Overworked, dan Over Screentime. Masing-masing ruang memiliki aktivitas interaktif.

Anak muda saat ini menghadapi berbagai tuntutan dari diri sendiri, orang lain, atau lingkungan sekitar. Tuntutan ini memaksa mereka untuk melakukan segala sesuatu dengan berlebihan untuk mengejar ambisi.

Ruangan Overthink memberikan pengalaman kepada pengunjung dengan beberapa cuitan media sosial yang relevan dengan kehidupan anak muda. Setelah itu, pengunjung akan mendapatkan kode QR untuk melihat kumpulan motivasi agar pengunjung tidak overthink.

Setelah melewati ruangan Overthink, pengunjung akan memasuki ruangan Overworked yang menyerupai ruang kerja raksasa. Setelah melewati ruangan Overworked, pengunjung akan diberikan ruang untuk bersantai dengan masuk ke kolam bola yang menarik untuk dimainkan.

Baca juga:

Museum Brooklands Restorasi Motor Pencetak Sejarah Berusia 100 Tahun

Ruangan terakhir adalah ruangan Over Screentime. Ruangan ini mengingatkan pengunjung untuk menikmati pertemuan langsung bersama orang terdekat, bukan hanya pencitraan di media sosial.

Setelah melewati ketiga ruangan tersebut, pengunjung Crystal Chill Museum akan mengakhiri turnya di Zona #WaktunyaCrystalChill. Zona ini adalah tempat para pengunjung bisa menikmati momen santai yang terdiri dari bar indoor dan outdoor.

Pada tahap ini, pengunjung bisa berkaraoke dan bernyanyi bersama musisi ternama di Indonesia. Beberapa penyanyinya, yaitu Reality Club,Adhytia Sofian, Marcello Tahitoe, Sal Priadi, Dikta Wicaksono, Cantika Abigail, Oslo Ibrahim, Feel Koplo, Oom Leo, dan Ricky Virgiana.

Pradikta Wicaksono, salah satu bintang tamu, mewakili suara hati anak-anak muda yang terlalu sering melebihi batas untuk melakukan sesuatu. Ia mengaku di tengah padat kegiatannya, kadang membuat dirinya overwork dan lupa untuk mengistirahatkan dirinya.

Penting bagi anak muda untuk menikmati momen agar dapat berpikir lebih jernih dan optimal. Selain menikmati setiap ruangan di museum, Crystal Chill Museum membuat setiap ruangan menjadi spot foto yang disenangi oleh anak muda. (vca)

Baca juga:

Pameran Temporer Museum Negeri NTB Sambut WSBK Mandalika

Baca Artikel Asli