Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Token Listrik Terus Berbunyi? Ini Cara Mematikan Alarm dan Mengatur Batas kWh

Ananda Dimas Prasetya - 2 jam lalu

MerahPutih.com - Bunyi alarm meteran listrik prabayar yang terus terdengar ketika saldo token mulai menipis kerap mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi gangguan tersebut, mulai dari membisukan alarm sementara hingga menurunkan batas minimal saldo listrik saat peringatan mulai berbunyi.

PLN telah merilis tarif listrik per kWh untuk periode Oktober–Desember 2026. Pada golongan rumah tangga, tarif listrik reguler hingga prabayar berada di kisaran Rp 1.352 hingga Rp 1.444 per kWh.

Baca juga:

Daftar Tarif Listrik per Kwh Kuarta 4 Oktober-Desember 2026

Berbeda dengan meteran listrik pascabayar atau reguler, meteran prabayar memiliki fitur alarm yang berfungsi memberikan peringatan ketika sisa listrik hampir habis.

Alarm tersebut akan berbunyi saat saldo listrik mencapai batas tertentu. Bunyi peringatan ini dapat terus terdengar hingga pengguna mengisi ulang token listrik.

Meski terkadang mengganggu, alarm meteran prabayar memiliki fungsi penting untuk mengingatkan penghuni rumah agar segera mengisi saldo sebelum pasokan listrik terputus.

Karena merupakan bagian dari sistem peringatan meteran PLN, alarm tidak bisa dimatikan secara permanen melalui pengaturan biasa. Namun, pengguna dapat mencoba membisukan suara untuk sementara atau mengatur ulang batas minimal saldo saat alarm mulai aktif.

Baca juga:

Rincian Tarif Listrik PLN November 2026 dan Simulasi Beli Token Rp 100 Ribu, Dapat Berapa kWh?

Cara Mematikan Bunyi Alarm Token Listrik Sementara

Salah satu cara untuk mengatasi bunyi meteran listrik yang terus berbunyi adalah menggunakan kode tertentu pada keypad.

Cara ini dapat membisukan alarm selama beberapa jam hingga maksimal 12 jam, bergantung pada merek meteran yang digunakan. Namun, alarm dapat kembali berbunyi apabila token listrik belum diisi.

Berikut langkah-langkah untuk membisukan alarm token listrik sementara:

  1. Tekan angka 812 pada keypad meteran listrik.
  2. Tekan tombol Enter, biasanya berwarna merah atau memiliki ikon panah melengkung di pojok kanan bawah.
  3. Bunyi alarm akan langsung berhenti.

Perlu diingat, cara ini hanya menghentikan bunyi alarm sementara dan tidak menambah jumlah saldo listrik yang tersisa.

Cara Menurunkan Batas Minimal Bunyi Alarm Meteran PLN

Selain membisukan alarm, pengguna juga dapat mengatur batas minimal saldo listrik agar peringatan tidak terlalu cepat berbunyi.

Secara standar, meteran PLN akan memberikan peringatan ketika sisa listrik mencapai sekitar 20 kWh.

Bagi sebagian pengguna, batas tersebut mungkin terasa terlalu tinggi sehingga alarm berbunyi ketika saldo listrik sebenarnya masih cukup untuk beberapa waktu.

Untuk mengurangi gangguan, batas minimal alarm dapat diatur menjadi lebih rendah, misalnya 5 kWh. Dengan begitu, alarm baru akan berbunyi ketika sisa listrik mencapai angka tersebut.

Berikut cara mengubah batas minimal bunyi alarm meteran listrik prabayar:

  1. Tekan angka 456, kemudian ikuti dengan dua digit angka batas kWh yang diinginkan.
  2. Jika ingin mengatur alarm agar berbunyi saat sisa listrik 5 kWh, masukkan kode 45605.
  3. Tekan tombol Enter.
  4. Layar meteran akan menampilkan tulisan "Benar" atau "Accept" sebagai tanda bahwa pengaturan batas minimal alarm berhasil diubah.

Pengguna juga dapat mengecek batas alarm yang sedang berlaku dengan menekan angka 79, kemudian dilanjutkan dengan tombol Enter.

(Tka)

Baca Artikel Asli