BPBD Sebut Kerugian Bencana di DIY Mencapai Rp 900 Juta

Kamis, 23 November 2017 - Noer Ardiansjah

MerahPutih.com - Memasuki musim hujan, sejumlah bencana alam terjadi di sepuluh wilayah di Yogyakarta. Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) DIY memperkirakan total kerugian akibat bencana tersebut ditaksir mencapai Rp 900 juta.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Krido Suprayitno menjelaskan, bencana terjadi di Kabupaten Sleman, Kulon Progo, Kota Yogyakarta, dan Bantul.

"Kebanyakan bencana berupa angin kencang, dan tanah longsor. Angin kencang bnayak terjadi di Sleman. kalau Tanah Longsor ada di Kulon Progo," kata Krido melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Kamis (23/11).

Krido menjelaskan, tingginya angka kerugian terjadi karena bencana merusak rumah warga serta infrastruktur yang ada.

Hal tersebut membuat BPBD mengeluarkan banyak biaya untuk memperbaiki infrastruktur dan menyingkirkan bekas bencana. Misalnya seperti angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang dan menutupi jalan penghubung desa.

"Tebing di pedesaan juga banyak yang rusak karena tanah longsor. Jadi, harus diperbaiki," tandasnya.

Ia mengatakan, bencana yang terjadi tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Diprediksi bencana yang terjadi selama November-Desember adalah angin kencang dan tanah longsor.

Kemudian disusul Banjir saat Januari-Februari sehingga ia meminta warga lebih waspada dan siaga. (Teresa Ika)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan