Bom Tanjung Perak, Gegana: Perakit Belum Profesional

Kamis, 14 Desember 2017 - Noer Ardiansjah

MerahPutih.com - Warga Surabaya kembali digegerkan. Kali ini, sebuah benda diduga bom meledak di kawasan perkantoran Jalan Laksda M Nasir, Tanjung Perak, Surabaya, beberapa hari lalu.

Menanggapi hal tersebut, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyidikan terkait bom tersebut.

"Kami belum tahu motifnya. Penanganan kita memang terlambat. Namun, kami terus dalami," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Rony Suseno di Surabaya, Kamis (14/12).

Berdasarkan hasil penyelidikan yang diperoleh dari Tim Gegana, bom tersebut terbuat dari rakitan dengan sumber listrik yang menggunakan baterai 9 volt.

Sementara, bahan dasar bom tersebut diduga menggunakan potasium, sehingga tidak mempunyai daya ledak yang besar.

"Dari keterangan Detasemen Gegana Polda Jatim, dilihat dari cara merakit dan bahan dasarnya, yang membuat belum profesional. Masih tahap belajar," katanya.

Seperti diketahui, ledakan tersebut bermula dari korban berinisial AW, menerima kiriman paket di kantornya yang tidak tertera nama pengirim pada Senin (11/12) malam.

Kemudian oleh AW paketan tersebut dibuka dan langsung meledak. Beruntung, korban tidak mengalami luka dan langsung berlari.

Namun, beberapa menit kemudian AW kembali memunguti puing-puing rakitan bom dan membawanya pulang. Kemudian, pada Rabu (13/12) malam, AW melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. (*)

Berita ini merupakan laporan kontributor Merahputih.com di Surabaya, Budi Lentera. Baca berita terkait bom Surabaya lainnya: Waduh! Sebuah Bom Meledak di Surabaya

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan