Blue Bay, Setitik Surga di Kota Banyuwangi
Rabu, 12 September 2018 -
PERNAH dengar wisata Blue Bay di Banyuwangi? Jika belum, hal itu wajar karena Blue Bay atau Teluk Banyu Biru merupakan destinasi baru di Bumi Blambangan. Destinasi ini belum lama dikelola oleh kelompOk nelayan Muncar.
Aksesnya yang sulit dijangkau membuat tempat ini kurang populer dibandingkan destinasi wisata lainnya. Blue Bay hanya bisa dituju menggunakan jalur laut. Harga menyewa perahu cukup mahal yakni Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu.
Kamu hanya bisa datang ke Blue Bay pagi atau siang hari. Jika sudah sore, para nelayan tak akan mau mengantar karena ombak yang terlalu besar. Kamu bisa menempuh 2 jam perjalanan menuju tempat tersebut.
Namun upaya yang kamu keluarkan untuk sampai ke tempat ini akan terbayarkan. Di Blue Bay kamu akan melihat kejernihan air laut dengan keragaman biota di dalamnya. Tempat ini sangat cocok untuk melakukan snorkeling.
Dulu, tempat ini dikenal nelayan sebagai kawasan tangkap ikan. Mereka kerap menggunakan bom ikan ataupun potasium. Hal itu tentu membuat biota di Blue Bay rusak. Kejadian tersebut terus berulang hingga akhirnya warga sekitar membentuk komunitas pelestarian lingkungan bernama Gemuruh.
Komunitas ini berusaha mengembalikan keindahan Blue Bay. Mereka melakukan transplantasi terumbu karang dan penempatan fish apartement. Selain itu di sekitar teluk juga ditanami pohon bakau.
Secara administratif Blue Bay berada di wilayah Taman Nasional Alas Purwo. Lokasinya berada di balik semenanjung Sembulungan. Dulu teluk ini lebih dikenal dengan sebutan Senggrong.