Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Berpacu Waktu, PMI Kalimantan Barat Pontang-Panting Evakuasi Warga yang Sesak Napas karena Karhutla

Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026

MERAHPUTIH.COM - KABUT asap kebakaran hutan dan lahan pekat menyelimuti Kalimantan. Di tengah asap yang kian mencekik saluran napas, warga dan relawan yang masih bertahan di kawasan itu tersengal-sengal berusaha menghirup oksigen. Udara bersih bak barang langka yang susah didapat.

Saat warga dan relawan mengalami sesak napas karena asap, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) pontang-panting membantu. Dengan sigap dan gesit, mereka menolong para relawan pemadam kebakaran kelelahan setelah berjibaku dengan asap dan panas api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung hingga saat ini.

Cuplikan video pendek yang diunggah di Instagram PMI @pmiprovkalbar memperlihatkan seorang warga yang mengalami sesak napas berat akibat asap karhutla. Tim medis terlihat tanggap memberikan tindakan pemasangan alat bantu pernapasan untuk memasok udara segar ke tubuh pasien. Menariknya, para pasien tak ditangani di rumah sakit, tapi secara darurat di ambulans yang melaju.

Tak hanya itu, aksi menolong relawan masih berlanjut. Adegan berganti menampilkan petugas pemadam kebakaran lainnya yang terduduk lemas bersandar di dinding. Ia duduk di antara dokter dan tabung gas oksigen. Petugas PMI terlihat gesit memberikan pertolongan. Dokumentasi PMI Provinsi Kalbar juga merekam suasana terkini di sekitar karhutla yang mencekam. Langit gelap, tapi nyala terang ada titik tempat berlangsungnya kobaran api karhutla.

Baca juga:

Karhutla Mengancam 6 Provinsi, Pemerintah Siapkan 95 Kelompok Masyarakat Peduli Api



"SPBU Lintang Batang. Semua sesak napas. Asap pekat menyelimuti Lintang Batang. Warga dan seluruh tim di lokasi meraskan sesak napas akibat kondisi udara yang memburuk," ujar pihak PMI dalam unggahan tersebut, dikutip Selasa (1/9).

PMI Kalbar menyampaikanpihaknya akan terus terlibat membantu para warag dan relawan yang menjadi korban. Mereka juga mengimbau agar masyarakat tersu berdoa untuk Kalbar. "Di tengah api dan asap, perjuangan terus dilakukan. Doakan LIntang Batang. Doakan Kalimantan," katanya.

38 Ribu Ha Lebih Luas Lahan yang Terbakar

Menurut laporan Antara, Koordinator Harian Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kalbar Daniel, di Pontianak (21/8), Kalimantan Barat, menyebutkan periode Januari hingga Agustus ada 38.310,86 hektare yang hangus terbakar.

"Untuk wilayah karhutla yang terbakar sampai hari ini dari Januari itu sudah mencapai 38.310,86 hektare," katanya.


Sementara itu, Kaltim juga jadi salah satu provinsi yang terparah dan terbanyak memiliki titik api. Menurut informasi yang ada lonjakan titik apap terus bertambah seiring masuknya musim kemarau.


Adapun perkiraan lahan yang kebakar dari Januari hingga Agustus 2025 di Kaltim mencapai 1.595, 82 hektar dengan 577 kejadian.(Tka)

Baca juga:

BNPB Ungkap 7.377 Titik Panas di Kalimantan Barat, Karhutla Makin Mengkhawatirkan


Baca Artikel Asli