MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku tak ada keraguan menyerahkan jabatan Kapolda Metro Jaya kepada Irjen Idham Azis.
Menurut Tito, pengalaman Idham menyelesaikan berbagai kasus besar mampu mengatasi segala permasalahan yang terjadi di ibu kota.
"Saya sangat tidak ragu dengan kemampuannya dalam menangani Jakarta nantinya," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (26/7).
Idham merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1988, satu angkatan dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Bersama Tito, Idham pernah menangani kasus-kasus besar salah satunya adalah penangkapan buronan teroris Bom Bali II Dr Azhari di Batu, Malang, Jawa Timur.
Atas prestasinya, Idham dan Tito beserta kompatriot lainnya seperti Petrus Reinhard Golose dan Rycko Amelza Dahniel mendapat kenaikan pangkat luar biasa dari Kapolri saat itu Jenderal Sutanto.
Idham juga pernah satu tim dengan Tito saat pengungkapan kasus investigasi mutilasi tiga gadis Kristen yang terjadi di Poso, Sulawesi Tengah pada tahun 2005.
Tito dan Idham juga pernah bersama dalam operasi pemberantasan terorisme di Poso dari 2005 hingga 2007, di mana keduanya saat itu tergabung dalam Densus 88 Antiteror Mabes Polri.
"Saya tahu persis karena beliau adalah Wakil Kasatgas, saya Kasatgas waktu hampir dua tahun di Poso," kata Tito.
Baca berita terkait rotasi Kapolda Metro Jaya lainnya di: Simak Nih, Prestasi M Iriawan Yang Bikin Kapolri Tito Bangga