Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Begini Respons Bupati Alor atas Pencabutan Dukungan PDIP

Zulfikar Sy - Kamis, 03 Juni 2021

MerahPutih.com - Pencabutan dukungan PDI Perjuangan terhadap Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Amon Djobo dinyatakan sebagai hak dari partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Hal ini disampaikan berkaitan pencabutan dukungan dari PDI Perjuangan terhadap dirinya pascavideo viral memarahi staf Kementerian Sosial berkaitan dengan penyaluran bantuan untuk korban bencana alam di kabupaten itu.

"Itu sah-sah saja, itu hak dari PDIP, namun saya sangat menyesalkan hal tersebut," kata Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Amon Djobo saat dihubungi di Kupang, Kamis (3/6), dikutip Antara.

Baca Juga:

PDIP Cabut Dukungan kepada Bupati Alor

Amon menyesalkan, kebersamaan antara dirinya dengan PDI Perjuangan yang sudah lama terjalin dengan baik terpaksa harus terhenti

Bupati Alor tak menyangka bahwa PDI Perjuangan akan terpengaruh dengan rekaman video yang sebenarnya diunggah tidak secara utuh hanya mengambil saat dirinya memarahi staf Kemensos.

Ia mengaku, dalam video viral itu dirinya sama sekali tak pernah menyebutkan PDI Perjuangan.

"Jadi kemarahan saya itu karena adanya tata kelola penyaluran bantuan sosial kepada korban bencana Seroja yang dilakukan Kemensos," kata dia.

Andreas Hugo Pareira. (MP/Ponco Sulaksono)
Andreas Hugo Pareira. (MP/Ponco Sulaksono)

Ia mengaku, sebenarnya kasus memarahi staf Kemensos dan menyebut Menteri Sosial itu sudah terjadi sejak April lalu, bahkan dirinya sudah menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Mensos saat ke Alor beberapa waktu lalu.

Terkait surat pencabutan dukungan itu, Amon mengaku, belum mendapatkan surat pemberitahuan resmi dari DPP PDI Perjuangan tentang pencabutan rekomendasi atau dukungan mereka terhadap bupati dua periode itu.

Meskipun dukungan dicabut, katanya, saat ini masih ada 14 kursi DPRD Alor yang masih mendukung posisinya sebagai kepala daerah. Sementara PDI Perjuangan Alor hanya memiliki empat kursi di DPRD Alor.

Baca Juga:

Anak Buahnya Dimarahi Bupati Alor, Ini Jawaban Mensos Risma

Sebelumnya, anggota DPR asal Dapil NTT 1 Flores Lembata dan Alor Andreas Hugo Parera menyatakan, DPP PDI Perjuangan mencabut rekomendasi dan dukungan kepada Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur, Amon Djobo, setelah video viral yang bersangkutan memarahi anak buah Menteri Sosial Tri Rismaharini.

"Surat pencabutan dukungan dilakukan karena DPP PDI Perjuangan pada November 2017 sempat mengeluarkan rekomendasi dukungan kepada Amon Djobo untuk maju pada Pilkada Alor 2018," katanya.

Melalui surat pencabutan dukungan ini, DPP menginstruksikan DPC PDI Perjuangan Alor untuk berkoordinasi dengan seluruh jajaran Fraksi PDI Perjuangan di DPRD setempat untuk mengambil sikap terhadap bupati dalam proses penyelenggaraan pemerintah di Kabupaten Alor. (*)

Baca Juga:

Jokowi Resmikan Bandara Toraja dan Pantar Alor

Baca Artikel Asli