Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Begal Marak di Jakarta, Pemprov DKI Harus Ikut Bertindak

Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026

MERAHPUTIH.COM - JAKARTA tengah darurat kejahatan begal. Rentetan pembegalan terjadi di sejumlah wilayah seperti Kebon Jeruk, Grogol, Kembangan, Cengkareng, Jakarta Barat, dan Kemayoran, Jakarta Pusat. Polda Metro Jaya membentuk Tim Pemburu Begal yang beroperasi 24 jam.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Kevin Wu mengingatkan agar Pemerintah DKI terlibat dalam upaya Polda Metro Jaya memberantas pembegalan. Salah satunya dengan menerjunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI untuk mengamankan Jakarta.

"Pemprov DKI juga tidak boleh lepas tangan. Ini bukan hanya urusan polisi. Pemprov, wali kota, camat, lurah, Satpol PP, Dishub, sampai pengurus wilayah perlu ikut memperkuat pencegahan," ujar Kevin kepada wartawan, Senin (18/5).

Pemprov DKI juga harus memastikan kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) tetap menyala di titik rawan, kanal pengaduan warga harus cepat direspons, dan patroli gabungan harus diperkuat.

Baca juga:

Petugas Damkar Dikeroyok Begal, Gubernur Pramono: Jakarta Harus Jadi Kota Aman bagi Semua Orang

Kevin menekankan masalah begal ini menyangkut banyak hal, mulai dari keamanan masyarakat sampai dengan citra Jakarta yang berambisi menjadi kota global.

Ia menilai begal dan kriminalitas jalanan bukan hanya mengancam korban secara fisik, melainkan juga merusak rasa aman, aktivitas ekonomi, dan citra Jakarta. "Apalagi Jakarta sedang ingin menjadi kota global. Kalau warga sendiri takut pulang malam, wisatawan jadi korban, dan pelaku merasa bebas beraksi sehingga image Jakarta bisa rusak," ucapnya.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta ini mendukung langkah Polda. Ia juga mendorong agar Tim Pemburu Begal dijalankan serius, konsisten, terukur, dan tidak berhenti di seremoni saja.

"Negara harus hadir lebih cepat dari pelaku kejahatan. Jangan sampai warga merasa harus menjaga dirinya sendiri karena aparat datang setelah semuanya terlambat," pungkasnya.(Asp)


Baca juga:

Petugas Damkar Jadi Korban Begal, Pramono Minta Aparat Mengusut

Baca Artikel Asli