Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat pada HUT RI, Warga Disarankan Pakai Masker

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Senin, 17 Agustus 2026
Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat pada HUT RI, Warga Disarankan Pakai Masker

Polusi Udara Jakarta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kualitas udara Jakarta tercatat berada pada kategori tidak sehat pada Senin (17/8) pagi WIB, bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Masyarakat disarankan mengenakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Dikutip dari Antara, berdasarkan pemantauan IQAir yang diperbarui pukul 05.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Jakarta berada di angka 181.

Baca juga:

Rute Lengkap Penyesuaian Transjakarta Saat HUT RI: Info Pengalihan dan Jam Operasional

Konsentrasi polutan PM2,5 tercatat mencapai 98 mikrogram per meter kubik atau sekitar 19,6 kali lebih tinggi dibandingkan nilai panduan kualitas udara tahunan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Masayarakat Dianjurkan Pakai Masker

PM2,5 merupakan partikel udara berukuran kurang dari 2,5 mikrometer yang dapat berasal dari debu, asap, hingga jelaga.

Paparan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan serius, terutama bagi orang dengan penyakit jantung atau paru-paru kronis.

Dalam kondisi tersebut, masyarakat dianjurkan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah. Warga juga disarankan mengurangi kegiatan di ruang terbuka.

Kualitas Udara Jakarta Salah Satu yang Terburuk

Jakarta menjadi salah satu kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia pada pagi itu. Berdasarkan data IQAir, Jakarta menempati posisi keempat dengan AQI 181, di bawah Pontianak dan Tangerang Selatan yang sama-sama berada di angka 193, serta Serpong dengan AQI 189.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong berbagai upaya untuk menekan polusi udara, salah satunya melalui Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD).

Baca juga:

Berbagai Acara Saat Perayaan HUT RI di Jakarta, Ada Tarian 1.500 Drone

Pelaksanaan HBKB di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said serta Sudirman-Thamrin dinilai membantu mengurangi emisi kendaraan bermotor.

Berkurangnya volume lalu lintas selama kegiatan berlangsung turut berpotensi menekan tingkat polusi di pusat Jakarta.

Sektor Transportasi Salah Sumber Pencemaran

Sektor transportasi sendiri masih menjadi salah satu sumber utama pencemaran udara di Ibu Kota.

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta mendorong masyarakat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi melalui berbagai kebijakan, termasuk HBKB.

Selain menghadirkan ruang publik yang lebih sehat dan nyaman, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kualitas udara Jakarta.

#Polusi Udara #DKI Jakarta #Kualitas Udara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Cabuti Tiang Listrik, Menata Jaringan Kabel Udara tak Terpakai
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan seluruh kabel udara dapat diturunkan ke bawah tanah secara bertahap dalam lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pemprov DKI Jakarta Cabuti Tiang Listrik, Menata Jaringan Kabel Udara tak Terpakai
Indonesia
Gubernur Pramono Pastikan Penyusuaian Tarif Transportasi Umum Tak Bebani Masyaraka
Pramono berencana menaikkan tarif layanan Transjakarta dan Transjabodetabek pada 1 Januari 2027.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Gubernur Pramono Pastikan Penyusuaian Tarif Transportasi Umum Tak Bebani Masyaraka
Indonesia
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Pramono menyebut salah satu hal yang menjadi perhatian Mamdani yakni bagaimana Jakarta mengintegrasikan berbagai moda transportasi dengan dukungan subsidi pemerintah daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Indonesia
Kualitas Udara Jakarta 26 September 2026: Masuk 10 Besar Terburuk di Dunia
Jakarta masuk 10 besar sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Hal itu diketahui dari IQAir pada Sabtu (26/9) pagi.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Kualitas Udara Jakarta 26 September 2026: Masuk 10 Besar Terburuk di Dunia
Indonesia
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Masih banyak bangunan di Jakarta yang belum sepenuhnya memperhatikan standar keselamatan bencana kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Indonesia
DPRD DKI Minta Pemprov Sikat Pungli di Kalijodo
Taman Kalijodo merupakan ruang publik yang harus terbebas dari aksi tindakan kriminal.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
DPRD DKI Minta Pemprov Sikat Pungli di Kalijodo
Indonesia
Wagub Rano Karno tak Larang Pemakaian Mobil Pribadi, Ajak Warga Pakai Transportasi Umum
Transportasi umum Jakarta akan memberikan kenyamanan, kemudahan, dan bebas kemacetan.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Wagub Rano Karno tak Larang Pemakaian Mobil Pribadi, Ajak Warga Pakai Transportasi Umum
Indonesia
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
SMA Negeri 68 Jakarta Pusat menjadi titik awal pelaksanaan program E-Waste School Movement.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
Indonesia
Pemprov DKI tak akan Bongkar Jalur Sepeda di Jakarta
Namun, ada sejumlah aspek yang menjadi bahan evaluasi keberadaan lajur sepeda itu, agar nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI tak akan Bongkar Jalur Sepeda di Jakarta
Indonesia
Wali Kota New York Zohran Mamdani Dukung Pramono Anung Terbitkan Obligasi Daerah
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggelar pertemuan bilateral dengan Wali Kota New York Zohran Kwame Mamdani.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Wali Kota New York Zohran Mamdani Dukung Pramono Anung Terbitkan Obligasi Daerah
Bagikan