Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.

Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026

MerahPutih.com - Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani memberikan nama bayi yang ditemukan KA Sancaka, Bayu Nawasena Bhayangkara.

Pemkot Solo memastikan akan mengawal penanganan bayi laki-laki yang ditemukan di atas Kereta Api Sancaka relasi Yogyakarta–Solo hingga proses penyelidikan yang dilakukan Polresta Surakarta selesai. Keselamatan dan masa depan bayi tersebut menjadi tanggung jawab bersama.

Kami berikan nama bayi inibBayu Nawasena Bhayangkara tersebut merupakan doa dan harapan agar sang bayi memiliki kehidupan yang lebih baik,

ujar Astrid, Senin (6/7).

Dia mengatakan untuk makna arti nama ini adalah “Bayu” dimaknai sebagai unsur kehidupan yang terus mengalir menuju kebaikan. “Nawasena” berarti harapan baru sekaligus masa depan yang gemilang, sedangkan “Bhayangkara” menjadi pengingat bahwa sejak ditemukan bayi tersebut telah mendapatkan perlindungan dan kasih sayang dari jajaran Polri.

Baca juga:

Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV

Pemkot Solo hadir untuk memastikan bayi mendapatkan perlindungan, perawatan, serta hak-haknya sebagai seorang anak. Yang terpenting saat ini memastikan kondisi bayi sehat dan mendapatkan kasih sayang serta perlindungan yang layak,

kata dia.

Pemkot Solo, akan terus berkoordinasi dengan Polresta Surakarta, rumah sakit, dan instansi terkait agar seluruh proses penanganan berjalan dengan baik dan akan mengawal proses penyelidikan yang dilakukan kepolisian hingga tuntas.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Pemerintah Kota akan mendukung penuh upaya Polresta Surakarta dalam mengungkap kasus ini, sembari memastikan masa depan bayi ini tetap menjadi perhatian bersama,” katanya.

Kasi Humas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani mengatakan, proses penyelidikan masih terus berlangsung. Pihaknya memastikan hak bayi ini dapat terpenuhi, baik dari sisi kesehatan maupun perlindungan hukumnya

Kami juga memberikan pendampingan kepada bayi tersebut melalui Satres PPA dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Surakarta serta pihak rumah sakit,

kata Lingga.

Sampai saat ini Polresta Surakarta masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti, serta menelusuri rekaman CCTV untuk mengungkap pelaku yang diduga menelantarkan bayi tersebut.

Baca Artikel Asli