Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Batasi 1.000 Wisatawan Sehari, Taman Nasional Komodo: Banyak Wisata Lain di Flores

Wisnu Cipto - Rabu, 15 April 2026

MerahPutih.com - Balai Taman Nasional (BTN) Komodo mengimbau wisatawan untuk tidak hanya fokus ke kawasan Taman Nasional Komodo, yang kini menerapkan kuota kunjungan harian sebanyak 1.000 orang

Wisatawan dapat mengeksplorasi destinasi lain di Manggarai Barat, Flores. BTN menekankan banyak kawasan wisata menarik di darat Flores yang tidak kalah indah dibandingkan wilayah perairan TN Komodo, jika pengunjung tidak masuk dalam batas kuota kunjungan harian.

“Jika pengunjung sudah telanjur berada di Labuan Bajo maka pengunjung dapat berwisata ke destinasi lain di Labuan Bajo dan sekitarnya sambil menunggu jadwal kunjungan ke TN Komodo," kata Koordinator Urusan Kehumasan, Kerja Sama, dan Pelayanan Perizinan BTN Komodo, Maria Rosdalima Panggur, kepada media, dikutip Rabu (15/4).

Baca juga:

Tarif Masuk Pulau Komodo Rp 3,75 Juta

Pesan Tiket Masuk Pulau Komodo Harus Jauh-Jauh Hari

BTN berharap pelaku usaha pariwisata menginformasikan terkait batas kuota kunjungan harian ini kepada calon wisatawan agar mereka memesan tiket jauh-jauh hari.

“Kami berharap pelaku usaha pariwisata dapat menyampaikan kepada calon pengunjung untuk memesan tiket aktivitas wisata jauh-jauh hari dengan memastikan ketersediaan kuota di hari kunjungan,” tuturnya, dilansir Antara.

Untuk pengunjung juga diharapkan untuk selalu mengupdate informasi di kanal resmi BTN Komodo. "Untuk menghindari gagal berkunjung," imbuhnya.

Baca juga:

Sosialisasi dan Simulasi Pembatasan Kuota Wisatawan Pulau Komodo Dilakukan Oktober-Desember 2025

Pembatasan Kuota Wisata Pulau Komodo Buka Proses Instan

Lebih jauh, Maria menjelaskan penerapan kuota kunjungan berbasis daya dukung TN Komodo sudah disosialisasikan jauh-jauh hari melalui pertemuan langsung dan kanal resmi BTN Komodo sebelum resmi berlaku sejak 1 April lalu.

Menurut dia, inisiasi pengaturan kunjungan berbasis daya dukung dan daya tampung wisata sudah dimulai sejak bulan Mei 2025. “Namun, dengan adanya dinamika lain yang terus berkembang, itu akan menjadi atensi khusus bagi BTN Komodo,” tandasnya. (*)

Baca Artikel Asli