Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Batasan Pasukan TNI di ISF, Tak Akan Mau Terlibat Pelucutan Senjata di Gaza

Wisnu Cipto - Minggu, 22 Februari 2026

MerahPutih.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menegaskan prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) di Gaza, Palestina, tidak akan terlibat dalam operasi militer maupun agenda demiliterisasi.

Sugiono menambahkan Indonesia telah menyampaikan batasan pengerahan pasukan atau national caveat kepada komando ISF.

“Kemudian kami tidak melakukan pelucutan senjata, kami tidak melakukan apa yang disebut demiliterisasi,” kata Sugiono saat memberikan keterangan pers di Washington DC, Minggu (22/2).

Baca juga:

Indonesia Ditunjuk Jadi Wakil Komandan ISF di Gaza, 8.000 TNI Berangkat

Mandat Perlindungan Sipil

Menurutnya, mandat pasukan Indonesia di Gaza sepenuhnya berfokus pada perlindungan masyarakat sipil dan dukungan kemanusiaan. Prajurit TNI hanya diperkenankan bertindak dalam koridor rule of engagement apabila menghadapi ancaman langsung.

Menlu juga menekankan, ribuan personel TNI yang akan dikirim secara bertahap bertugas menjaga keamanan warga sipil di kedua belah pihak serta mendukung distribusi bantuan kemanusiaan di wilayah terdampak konflik.

Baca juga:

Pemerintah Tegaskan Pasukan TNI di Gaza Fokus Kemanusiaan, Bukan Operasi Militer

Struktur Komando ISF

Dalam struktur ISF, Amerika Serikat bertindak sebagai komandan pasukan. Posisi tersebut diemban oleh Mayor Jenderal Jasper Jeffers dari Angkatan Bersenjata AS.

Indonesia ditunjuk sebagai Wakil Komandan ISF bidang Operasi, mendampingi dua deputi lainnya. Penunjukan ini dinilai bentuk pengakuan atas rekam jejak prajurit TNI dalam berbagai misi penjaga perdamaian dunia. (Knu)

Baca Artikel Asli