MerahPutih.com - Para orangtua di dunia punya masalah abadi ini: membagi waktu antara pekerjaan dengan anak-anak.
Tiap hari, sebagian besar orangtua menghabiskan hampir seluruh waktunya untuk bekerja demi anak-anaknya. Namun, pilihan itu punya konsekuensi serius, yaitu berkurangnya waktu bersama anak. Lalu bagaimana menyiasatinya?
Model dan pembawa acara Aubry Beer berbagi pengalamannya. Aubry dan suami kerap melakukan kegiatan rutin bersama anak-anaknya. Salah satunya membaca buku cerita sebelum tidur.
“Kalau saya dan suami karena berdua bekerja jadi buat suatu ritual yang kita berdua commited lakuin buat anak. Jadi, biasanya sebelum tidur, saya dan suami di rumah bacain buku cerita, lalu saya pijat anak-anak dengan menggunakan Transpulmin, saya oles bagian dada dan leher,” kata Aubry dalam konferensi pers "Transpulmin A Touch To Remember" di Jakarta, Rabu (31/1) seperti dikutip Antara.
Baca juga:
Aubry, ibu dua anak ini, menghindari gawai. Dia memilih fokus menghabiskan waktu yang berkualitas saat sedang tidak bekerja. Menurutnya, saat di rumah, prioritasnya adalah bersama anak. Kerjaan bisa dinomorduakan.
Aubry, serupa ibu yang bekerja lainnya, memiliki waktu yang terbatas bersama anak di rumah. Karena itu, ia dan suami selalu mencari cara agar anak-anaknya tetap merasakan kehadiran dirinya meskipun sedang jauh. Antara lain dengan memantau kegiatan anak-anak melalui CCTV di rumah dan video call.
Ia beruntung memiliki support system yang membantu dirinya dan suaminya untuk menjaga anak-anak saat berada di luar rumah.
Ia percaya waktu berkualitas bersama anak-anak yang paling penting daripada kuantitas bersama anak. Karena itu, tiap kali bertemu anak, ia mengusahakan ada sentuhan dan kasih sayang yang penuh.
Dengan rutin membacakan buku atau melakukan pijatan, Aubry menciptakan bonding yang kuat dengan anak. Mereka bisa merasakan kehadiran orang tuanya.
"Karena walaupun waktunya sedikit, kalau spending time dengan kualitas yang baik, pasti anak akan merasa ibunya hadir. Bukan cuma ibunya di rumah, tapi sibuk sendiri. Pasti anak akan terasa. Kalau saya, walaupun sibuk bekerja, tapi anak tetap nomor satu buat saya," ucap Aubry. (dru)
Baca juga:
Deteksi Dini di Puskesmas dan Posyandu Cegah Kematian Ibu dan Anak Stunting