MerahPutih.com - Pemerintah telah menjalankan program Mandatori B50 mulai 1 Juli 2026. Langkah ini menjadi bagian dari agenda strategis pemerintah untuk menjaga ketahanan ekonomi dan energi Indonesia.
Kebijakan ini juga diimplementasikan guna mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM) dalam memenuhi kebutuhan energi nasional. Indonesia juga menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan kebijakan biodiesel B50 secara nasional.
Kebijakan ini menjadi bagian dari agenda strategis pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM, memperkuat nilai tambah sumber daya alam nasional, serta menjaga ketahanan ekonomi dan energi Indonesia.
kata Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari
Qodari menjelaskan, program mandatori B50 mewajibkan pencampuran bahan bakar yang terdiri atas 50 persen solar dan 50 persen bahan bakar berbasis minyak nabati.
Saat ini, program B50 diimplementasikan secara bertahap dengan masa transisi selama tiga bulan.
"Ditargetkan pada 1 Oktober 2026, seluruh SPBU sudah menjual B50," ujarnya.
Baca juga:
Jasa Marga Hadirkan Biosolar B50 di Rest Area KM 57A Tol Jakarta-Cikampek
Program Biodiesel Sudah Direncanakan sejak 2008
Ia mengungkapkan, program mandatori biodiesel ini telah dimulai sejak 2008. Pada awalnya, program tersebut dimulai dengan B2,5 sebelum berkembang secara bertahap hingga menjadi B50.
Qodari mengatakan, program B50 diproyeksikan mampu menghemat devisa negara hingga Rp170 triliun pada tahun ini.
Program ini diarahkan untuk menghentikan impor solar sepenuhnya. B50 diproyeksikan dapat menghemat devisa negara hingga Rp 170 triliun pada 2026.
tambah Qodari
Selain itu, B50 diharapkan memberikan multiplier effect yang besar berupa peningkatan nilai tambah minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) sebesar Rp 23,49 triliun serta menyerap sekitar 2,1 juta tenaga kerja.
Sedangkan dari aspek lingkungan, B50 juga diharapkan dapat menekan emisi gas rumah kaca hingga 44,46 juta ton CO₂ pada tahun ini.
Baca juga:
Presiden Prabowo Resmikan Program Biodiesel B50, Ingin Petani Jadi Pihak yang Paling Diuntungkan
Pemerintah Tegaskan Sudah Uji B50 di Mesin Diesel
Pemerintah memastikan kesiapan implementasi B50 melalui berbagai persiapan yang menyeluruh.
Sementara dari aspek teknis, pemerintah telah melakukan pengujian penggunaan B50 pada berbagai sektor pengguna mesin diesel untuk memastikan kinerja, keamanan, dan kesesuaian penggunaan B50.
Program mandatori B50 menjadi salah satu langkah untuk mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi dengan memanfaatkan sumber daya alam nasional. (Asp)