MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta kepada para aksi demonstrasi di Gedung DPR/MPR RI untuk tidak melakukan perusakan fasilitas umum dan melakukan vandalisme di tembok-tembok sekitar gedung parlemen tersebut.
"Karena lisan pun bisa melakukan pelanggaran, sampai pada tulisan, sampai pengrusakan. Hindari itu. Tunjukkan bahwa menyampaikan aspirasi itu bisa dilakukan dengan cara yang baik," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (30/9).
Baca Juga:
Deretan Fasilitas Publik yang Hancur Usai Demo Pelajar Kemarin
Gubernur pun mengimbau, pada mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa agar menyampaikan aspirasi secara tertib dan adab yang baik, sehingga tuntutan mereka dapat terpenuhi.
Baca Juga:
Jawaban Santai Anies Tanggapi Pertanyaan Kerusakan Usai Demo
Anies menyesalkan adanya kerusuhan yang terjadi pasca demonstrasi di gedung wakil rakyat beberapa waktu lalu. Akibatnya, Pemprov DKI harus mengeluarkan anggaran untuk melakukan perbaikan.
Namun anggaran yang dikucurkan untuk perbaikan fasilitas umum milik Pemprov DKI, ia mengaku belum bisa menjelaskan secara detail. Karena kini sedang dilakukan penghitungan oleh masing-masing wali kota dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
"Tapi semua sudah selesai baru diumumin (anggaran perbaikannya), tiap hari berkembang terus," tutup dia. (Asp)
Baca Juga:
Anies Instruksikan Wali Kota Hitung Jumlah Fasilitas Pasca-Demo