Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Anies Akan Pimpin Rapat Usulan Lockdown DKI Jakarta

Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Februari 2021

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengkaji opsi lockdown pada akhir pekan dalam penanganan COVID-19. Usulan lockdown berasal dari DPR yang mengacu pada kebijakan yang diterapkan di Turki tentang lockdown di akhir pekan.

Pada prinsipnya, Pemprov DKI Jakarta meyakini program yang diusulkan oleh DPR dan pemerintah pusat bertujuan baik dalam penanganan COVID-19.

“DKI Jakarta akan melakukan kajian analisa, nanti Pak Gubernur juga memimpin rapat-rapat internal apakah usulan dari DPR (untuk lockdown) dimungkinkan,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Selasa (2/2).

Baca Juga:

Pengamat Tak Masalahkan Anies dan Riza Gelar Rapat Virtual

Pemprov DKI pun mendorong DPR untuk menyampaikan usulan tersebut ke pemerintah pusat. Ia menilai, pemerintah pusat akan mempertimbangkan berbagai program usulan terkait pengendalian COVID-19 dari pihak manapun. Termasuk usulan anggota DPR mengenai lockdown akhir pekan tersebut.

"Pemerintah pusat memiliki para pakar, para ahli yang akan terus membuat kajian, analisa apakah memungkinkan lockdown akhir minggu, Sabtu-Minggu," jelasnya.

Riza mengamini pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) belum efektif menekan penyebaran COVID-19.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (tengah). ANTARA/Laily Rahmawaty/pri.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (tengah). ANTARA/Laily Rahmawaty/pri.

Dia juga membenarkan fakta di akhir pekan banyak warga Jakarta yang beraktivitas keluar rumah mengisi waktu senggang mereka.

“Tidak hanya ke pasar, ke mal, tetapi juga ke tempat-tempat rekreasi, termasuk berkunjung ke sanak saudara, termasuk juga ke luar kota,” ujar Riza.

Namun demikian, untuk saat ini masih diterapkan PPKM dan PSBB secara serentak di Jawa-Bali. Keputusan untuk melakukan lockdown, benar-benar masih dikaji sementara waktu. Pemprov DKI akan mendukung kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat.

Baca Juga:

Ratusan Orang Kontak Erat Anies dan Ariza Dilakukan Swab Test

Ariza menjelaskan, selama akhir pekan memang tidak ada aktivitas perkantoran. Namun, hal itu justru dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian dan berpotensi menyebabkan kerumunan. Sehingga berdampak pada peningkatan jumlah kasus positif COVID-19.

"Kami selalu minta di masa masa libur Sabtu-Minggu, kami minta juga tetap berada di rumah," tambahnya. (Knu)

Baca Artikel Asli