Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Ahok Kaget Disebut Tukang Gusur

Luhung Sapto - Senin, 03 April 2017

Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku kaget disebut 'tukang gusur'. Sebab, hal itu bertolak belakang dengan fakta sebenarnya.

Dalam sebuah acara di TV swasta, mantan Bupati Belitung Timur mengatakan sudah mendengar kabar yang beredar di luaran, bahwa dirinya disebut suka menggusur orang miskin.

"Banyak isu berkembang bahwa saya gubernur tukang gusur. Padahal saya tidak ingin masyarakat miskin keluar dari Jakarta," kata Ahok saat di acara 'Debat Kandidat Pemimpin dan DKI Jakarta', di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Minggu (2/4).

Ahok menjelaskan, sejak menjadi gubernur DKI justru dia meneken Pergub Nomor 193 Tahun 2016 tentang pembebasan 100 persen atas Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) karena jual beli atau pemberian hak baru pertama kali dan atau pengenaan sebesar nol persen bea waris atau hibah wasiat dengan nilai jual objek pajak sampai dengan Rp2 miliar.

Aturan ini, lanjut Ahok, direalisasikan agar warga memiliki sertifikat kepemilikan lahan.

"Saya kaget nggak pernah terpikir sejelek itu (menggusur orang miskin). Saya menjelaskan kepada warga Jakarta bahwa pembebasan BPHTB bertujuan untuk meringankan beban masyarakat di tengah sulitnya situasi ekonomi," tuturnya. (Abi)

Untuk membaca berita lain terkait Pilkada DKI Jakarta baca di sini: Isu SARA dan Penggusuran Menggerus Dukungan ke Ahok-Djarot

Baca Artikel Asli