MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menghadapi kekeringan musim kemarau panjang.
Mitigasi ini sebagai bagian dari tindaklanjut arahan Gubernur Pramono Anung terkait langkah-langkah dalam menghadapi kondisi cuaca kering yang berdampak terhadap kualitas udara di Jakarta.
Kepala BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat mengatakan, pihaknya bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pemantauan terhadap kondisi cuaca, khususnya perkembangan awan yang berpotensi untuk dilakukan modifikasi cuaca.
Menurutnya, pelaksanaan OMC sangat bergantung pada kondisi atmosfer dan ketersediaan awan yang memenuhi persyaratan teknis.
Baca juga:
Modifikasi Cuaca Pemadaman Kebakaran Bromo Mulai 14 Agustus? BNPB Tunggu Akurasi Prediksi BMKG
Oleh karena itu, ketika terdapat potensi awan yang memungkinkan, BPBD DKI Jakarta siap berkoordinasi dengan BMKG dan pihak terkait untuk segera melakukan langkah modifikasi cuaca sesuai dengan kondisi dan ketentuan yang berlaku,
kata Marulitua kepada wartawan, Selasa (18/8).
Selain OMC, BPBD DKI juga terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kering yang diperkirakan masih berlangsung hingga akhir September.
Antisipasi dilakukan terhadap berbagai potensi risiko yang dapat muncul selama periode tanpa hujan yang panjang. Risiko tersebut antara lain kebakaran, kekeringan, serta dampak lain akibat kondisi musim kering.
BPBD DKI Jakarta siap menindaklanjuti arahan Gubernur DKI Jakarta, baik dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi musim kering maupun menjaga kualitas udara di Jakarta,
pungkasnya. (Asp).