Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Ada Pekerjaan Konstruksi Stasiun Kota MRT Jakarta Fase 2A, ini Rekayasa Lalu Lintasnya Periode 6-9 Maret 2026

Dwi Astarini - Sabtu, 07 Maret 2026

MERAHPUTIH.COM - REKAYASA lalu lintas (lalin) akan dilakukan karena adanya pekerjaan konstruksi Stasiun Kota CP205 MRT Jakarta Fase 2A pada periode 6-9 Maret 2026. Rekayasa lalin ini dilakukan guna menjaga keamanan serta kelancaran arus kendaraan selama pekerjaan berlangsung.

Paket pekerjaan CP205 merupakan bagian dari pekerjaan konstruksi pada Proyek MRT Jakarta Fase 2A yang mencakup pembangunan sistem perkeretaapian, termasuk pemasangan rel, sistem persinyalan, serta jaringan kelistrikan pada lintas Stasiun MRT Bundaran HI hingga Stasiun MRT Kota.

Seiring dengan progres pekerjaan CP205, PT MRT Jakarta bersama Sojitz Corporation selaku kontraktor, pelaksana paket CP205 akan melaksanakan sejumlah pekerjaan pendukung di area Stasiun Kota yang termasuk dalam area CP203.

Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung proses pengelasan rel (rail welding) yang akan dilaksanakan pada tahap berikutnya. Adapun pekerjaan yang akan dilakukan meliputi penurunan forklift, penurunan table generator beserta peralatan pengelasan, serta penurunan mesin Flash Butt Welding (FBW) dan generator. "Seluruh kegiatan tersebut akan dilaksanakan di area utara Stasiun Kota, tepatnya di sekitar area dekat Bank Jakarta," kata pihak MRT dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/3).

Baca juga:

Area yang Kena Pembebasan Lahan Pelebaran Jalan Proyek TOD MRT Fatmawati



Pekerjaan penurunan forklift dan peralatan pengelasan akan dilaksanakan pada 6–9 Maret 2026, pada malam hari pukul 22.00–04.00 WIB, berlokasi di Jalan Pintu Besar Selatan (dekat Bank Jakarta). Pengaturan lalu lintas yang diterapkan meliputi arus lalin di Jalan Pintu Besar Selatan pada pukul 04.00-22.00 WIB berlaku seperti rekayasa lalu lintas saat ini, yaitu bisa dilalui oleh TransJakarta dan kendaraan penghuni, serta sepeda motor dari arah Selatan ke Utara dan sebaliknya.

Selama kegiatan penurunan forklift dan peralatan pengelasan yang berlangsung pada pukul 22.00–03.59 WIB, akan dilakukan pengaturan lalu lintas berupa penutupan dua lajur di area dekat Bank Jakarta, mulai dari perempatan arah utara menuju selatan hingga depan Gedung Biru International.

Selanjutnya kendaraan kecil dan bus TransJakarta akan diarahkan untuk melintas melalui Jalan Pintu Besar Selatan sisi barat (arah Jalan Asemka). Mengingat kapasitas jalan yang terbatas, pada ruas tersebut akan diterapkan sistem lalu lintas buka–tutup sehingga kendaraan dapat melintas secara bergantian dari kedua arah.

Sebagai langkah antisipasi kepadatan, kendaraan kecil diimbau untuk menggunakan Jalan Pinangsia dan Jalan Pancoran sebagai rute alternatif. PT MRT Jakarta bersama Sojitz Corporation telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan di lokasi pekerjaan, antara lain melalui pemasangan rambu lalu lintas, marka jalan, serta lampu penerangan jalan umum (PJU). "Langkah-langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi sekaligus menjaga kenyamanan para pengguna jalan di sekitar area pekerjaan," ucapnya.

PT MRT Jakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama pekerjaan ini berlangsung serta mengharapkan pengertian dan kerja sama dari masyarakat untuk terus mendukung pelaksanaan proyek ini.

"Para pengguna jalan dan angkutan umum juga diimbau untuk memerhatikan rambu-rambu serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Seluruh pekerjaan konstruksi MRT Jakarta dilaksanakan dengan senantiasa mengutamakan keselamatan pengguna jalan," lanjutnya.(Asp)


Baca juga:

Intip Rencana 10 Stasiun MRT Fatmawati-Taman Mini, Titiknya Dekat Rumah Tidak?

Baca Artikel Asli