10.000 Jiwa Tewas karena ISIS

Jumat, 05 Juni 2015 - Fadhli

MerahPutih Timur Tengah - Sejak kampanye melawan kelompok ekstrimis ISIS dimulai sembilan bulan lalu, pasukan koalisi yang dipimpin Amerika mencatat lebih dari 10.000 orang harus tewas karena serangan ISIS. Fakta itu diungkapkan menteri luar negeri, Tony Blinken kepada radio France Inter.

Tony membeberkan fakta ini dalam senuah wawancara pada selasa (2/6), setelah anggota koalisi Amerika dan Irak bergabung dalam sebuah konferensi di Paris. Irak sendiri diwakili oleh perdana menterinya, Haider al-Abadi.

"Memang, ketika Anda bertindak melawan kekuatan seperti Daesh, yang merupakan kekuatan teroris dengan ideologi totaliter, dan yang tidak takut mati, kami mencatat kerugian yang sangat besar untuk Daesh. Lebih dari 10.000 sejak kampanye ini dimulai. Dan ini akhirnya akan memiliki efek,'' ucap Tony dalam sebuah wawancara seperti dikutip dari CNN.

Daesh adalah nama lain untuk ISIS yang banyak digunakan oleh sekutu Eropa dan Arab.

Dalam kesempatan yang sama, CIA menyatakan bahwa sudah 20.000 hingga 32.000 pejuang ISIS tewas. Namun ISIS memiliki kemampuan yang bagus dalam menggantikan mereka yang sudah gugur. Antara lain dengan cara perekrutan yang apik di Suriah dan Irak.

 

Baca juga:

Bulan Ramadan, Arab Saudi Bakal Dilanda Panas 65 Derajat Celcius

Gaza Luncurkan Roket ke Israel Bagian Selatan

ISIS Eksekusi Mati Pria Gay dengan Sadis

Israel Balas Serangan Roket Hamas

Air Senjata Baru ISIS

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan