DPR Kecam Serangan Israel ke Qatar, Sebut Bisa Memicu Konflik di Timur Tengah
Rekaman serangan Israel di Doha Qatar. (Instagram/Doha News)
MerahPutih.com - Situasi Timur Tengah kembali memanas usai adanya serangan Israel terhadap Qatar, pada Selasa (9/9) kemarin.
Serangan udara Israel terhadap ibu kota Qatar menewaskan enam orang, termasuk anggota Hamas dan satu aparat keamanan Qatar.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta menilai, bahwa tindakan Israel merupakan pelanggaran berat terhadap kedaulatan negara dan hukum internasional.
“Tindakan ini berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Teluk dan mengganggu upaya perdamaian di Timur Tengah,” kata Sukamta dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (11/9).
Baca juga:
Menurut Sukamta, Israel telah berulang kali melakukan serangan terhadap delegasi negosiasi perdamaian dari Palestina.
“Tindakan ini menunjukan bahwa Israel tidak memiliki keinginan untuk adanya perdamaian,”jelas Sukamta.
Selain itu, Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI ini juga meminta Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri untuk segera mengeluarkan pernyataan resmi mengecam serangan Israel ke Qatar dan meningkatkan koordinasi diplomatik.
Baca juga:
Ia menegaskan pentingnya membangun dukungan internasional melalui kerja sama dengan negara-negara ASEAN, OKI, dan PBB untuk menginisiasi resolusi penghentian eskalasi konflik serta memastikan perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di Qatar.
“Pemerintah Indonesia harus mengambil langkah konkret dengan memimpin upaya diplomasi internasional,” pungkasnya. (knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz
Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Seruan Indonesia Untuk Redakan Konflik Thailand dan Kamboja, Desak Saling Tahan Diri
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Konflik Kamboja dan Thailand Bikin Sekolah Tutup, Ratusan Warga Mengungsi