10.000 Jiwa Tewas karena ISIS
Pasukan koalisi Amerika-Irak sedang bertempur melawan ISIS. (Foto: AFP)
MerahPutih Timur Tengah - Sejak kampanye melawan kelompok ekstrimis ISIS dimulai sembilan bulan lalu, pasukan koalisi yang dipimpin Amerika mencatat lebih dari 10.000 orang harus tewas karena serangan ISIS. Fakta itu diungkapkan menteri luar negeri, Tony Blinken kepada radio France Inter.
Tony membeberkan fakta ini dalam senuah wawancara pada selasa (2/6), setelah anggota koalisi Amerika dan Irak bergabung dalam sebuah konferensi di Paris. Irak sendiri diwakili oleh perdana menterinya, Haider al-Abadi.
"Memang, ketika Anda bertindak melawan kekuatan seperti Daesh, yang merupakan kekuatan teroris dengan ideologi totaliter, dan yang tidak takut mati, kami mencatat kerugian yang sangat besar untuk Daesh. Lebih dari 10.000 sejak kampanye ini dimulai. Dan ini akhirnya akan memiliki efek,'' ucap Tony dalam sebuah wawancara seperti dikutip dari CNN.
Daesh adalah nama lain untuk ISIS yang banyak digunakan oleh sekutu Eropa dan Arab.
Dalam kesempatan yang sama, CIA menyatakan bahwa sudah 20.000 hingga 32.000 pejuang ISIS tewas. Namun ISIS memiliki kemampuan yang bagus dalam menggantikan mereka yang sudah gugur. Antara lain dengan cara perekrutan yang apik di Suriah dan Irak.
Baca juga:
Bulan Ramadan, Arab Saudi Bakal Dilanda Panas 65 Derajat Celcius
Gaza Luncurkan Roket ke Israel Bagian Selatan
ISIS Eksekusi Mati Pria Gay dengan Sadis
Bagikan
Berita Terkait
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Donald Trump Puji Prabowo, Sebut Bantu Amankan Perdamaian di Timur Tengah
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
DPR Kecam Serangan Israel ke Qatar, Sebut Bisa Memicu Konflik di Timur Tengah
[HOAKS atau FAKTA]: Timur Tengah Dilanda Konflik, Jepang Jadi Tuan Rumah Ronde ke-4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Perang Dunia Ketiga Berpotensi Terjadi, Prabowo Pastikan Indonesia Siap Terlibat
Konflik Palestina-Israel Terus Berlangsung: Pendekatan Non-State Actor Punya Perang Penting
Konflik Timur Tengah Berkepanjangan Ancam Harga Minyak Mentah, Pemerintah Diminta Siapkan Skenario