MerahPutih.com - Pemilu 2024 tinggal 3 hari lagi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pada 14 Februari adalah hari pencoblosan Pilpres dan Pileg 2024. Saat ini, logistik terus disalurkan ke berbagai wilayah.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kapuas Hulu, Kalimantan Barat(Kalbar) Muhammad Yusuf mengatakan lebih dari 100 tempat pemungutan suara (TPS) di Kapuas Hulu berlokasi di daerah yang belum ada listrik.
Baca Juga:
Viral Exit Poll Pemilu di TPS Luar Negeri, Begini Respons Ketua KPU
"Ada sekitar 100 lebih TPS di daerah tidak ada listrik dan jaringan telekomunikasi internet," kata Ketua KPU Kapuas Hulu Muhammad Yusuf, di Putussibau Kapuas Hulu, Minggu (11/2).
Yusuf menjelaskan, total jumlah TPS di Kapuas Hulu sebanyak 984 TPS yang tersebar di 282 desa dan kelurahan di 23 kecamatan wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.
Menurutnya, lokasi TPS di daerah yang tidak memiliki listrik sudah bisa teratasi dari hasil rapat bahwa pihak penyelenggara pemilu di TPS berkoordinasi dengan pihak desa untuk menyiapkan mesin disel (genset).
"Kami koordinasi dengan panitia pemungutan suara (PPS) akan bersama pihak desa akan menyiapkan genset," katanya dikutip Antara.
Yusuf mengatakan, selain tidak ada jaringan listrik,banyak juga TPS yang tidak memiliki akses internet, namun untuk menggunakan aplikasi Sirekap bisa dilakukan baik secara online dan juga offline.
Ia menceritakan ada satu TPS yang letak geografisnya sangat jauh yaitu di Dusun Belatung Hulu Sungai Kapuas menempuh perjalanan jalur sungai kemudian dilanjutkan lagi berjalan kaki selama dua hari.
"Kami sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terutama pihak PPS siap melaksanakan Pemilu dengan harapan semua bisa berjalan aman dan lancar," kata Yusuf.
Yusuf mengajak semua pihak untuk mendukung dan mensukseskan pelaksanaan pemilu dengan menjaga keamanan dan ketertiban serta menggunakan hak pilihnya sesuai ketentuan berlaku.
Dalam Pemilu 2024 ini, ada 18 partai politik nasional dan 6 partai politik lokal di Aceh, yang bertarung memperebutkan suara dan 3 pasangan capres-cawapres yang juga memperebutkan suara. (*)
Baca Juga:
KPU Pastikan Video Viral Perhitungan Suara di TPS Luar Negeri Hoaks