Waspada, Kasus COVID-19 DKI Mulai Naik Lagi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 16 April 2021
Waspada, Kasus COVID-19 DKI Mulai Naik Lagi

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi lansia di SMA 113, Cipayung, Jakarta Timur. ANTARA/Yogi Rachman

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus virus COVID-19 di Jakarta sudah mulai bergerak naik. Padahal bulan Maret awal dan petengahan, kasus terus alami penurunan.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta Widyastuti mengaku, saat ini pihak kerap menerima laporan keluhan warga dengan gejala mirip penyakit COVID-19 dan permintaan warga untuk dirawat karena dinyatakan positif corona.

"Tadinya saya sempat jarang dengar sirine ambulans di kantor atau di-WA minta rujukan, sekarang sudah mulai lagi nih, telepon mulai sering berdering lagi," ujar Widyastuti di Jakarta, Jumat (16/4).

Baca Juga:

Satgas COVID-19 Minta Pemda Tegakkan Aturan Terkait Mudik Lebaran



Anak buah Gubernur Anies Baswedan ini menyakini, meningkatkanya kembali kasus corona di ibu kota lantaran banyak warga Jakarta pada akhir Maret 2021 lalu ke luar kota dan abai menjalankan protokol kesehatan.

"Sekitar 20 Maret, warga DKI yang keluar rumah itu banyak, dan kami sudah mulai khawatir nih. Banyak yang keluar, sekarang saya melihat," papar dia.


Warga melintasi papan informasi jumlah kasus COVID-19 dengan replika peti mati di kawasan Danau Sunter, Jakarta. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)
Warga melintasi papan informasi jumlah kasus COVID-19 dengan replika peti mati di kawasan Danau Sunter, Jakarta. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)


Widyastuti berkaca ketika ada libur panjang atau long weekend dan dimanfaatkan oleh warga untuk liburan ke luar kota, tahun lalu. Imbasnya, dua pekan kemudian terjadi lonjakan kasus positif COVID-19.

"Itu banyak warga Jakarta bergerak keluar dan kembali lagi. Korelasi dengan data kami adanya peningkatan," ungkapnya.

Baca Juga:

Pandemi COVID-19 Tingkatkan Kekerasan pada Perempuan dan Anak

Maka dari itu, Widyastuti meminta kepada warga DKI untuk meningkatkan kembali protokel kesehatan dan disarankan untuk tidak ke luar kota dan tidak mudik saat Idulfitri 1442 Hijriah nanti.

"Karena pengalaman kita tahun lalu dan akhir minggu ini, menunjukkan aktivitas penduduk sudah meningkat dan angka kami sudah bergerak naik," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Dua WNI Terlibat Sindikat Penipuan Donasi COVID-19 Pemerintah Amerika Serikat

#COVID-19 #DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Demo Marak di Jakarta, Gubernur Pramono: Asal tak Rusak Fasum
Menurut Pramono, Indonesia menganut negara demokrasi. Oleh karena itu, siapa saja boleh berpendapat dan berekspresi di muka umum.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Demo Marak di Jakarta, Gubernur Pramono: Asal tak Rusak Fasum
Indonesia
Puluhan Orang Ditangkap Imbas Ricuh Pengosongan Hotel Sultan, Polisi: Mereka Dimobilisasi
Orang-orang yang diduga memantik kericuhan saat eksekusi tersebut merupakan orang luar.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Puluhan Orang Ditangkap Imbas Ricuh Pengosongan Hotel Sultan, Polisi: Mereka Dimobilisasi
Indonesia
GBK Sebut Lahan Hotel Sultan Bisa Digunakan Semua Masyarakat setelah Eksekusi
Aset tersebut akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
GBK Sebut Lahan Hotel Sultan Bisa Digunakan Semua Masyarakat setelah Eksekusi
Indonesia
KPK Ikut Awasi Pelaksanaan SPMB di Jakarta, Cegah Orang Titipan dan Korupsi
Pelaksanaan SPMB telah berlangsung mulai 15 Juni hingga 9 Juli 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
KPK Ikut Awasi Pelaksanaan SPMB di Jakarta, Cegah Orang Titipan dan Korupsi
Indonesia
Gubernur Pramono Bertemu 2 Menteri Singapura, Bahas Investasi hingga Transportasi
Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat kemitraan Jakarta-Singapura dalam bidang investasi, pengembangan kawasan perkotaan, transportasi publik yang mendukung transformasi Jakarta menuju kota global.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Gubernur Pramono Bertemu 2 Menteri Singapura, Bahas Investasi hingga Transportasi
Indonesia
DPRD DKI Temukan Banyak Praktik Pungli dalam SPMB
Pungli mencederai pelaksanaan SPMB yang seharusnya berjalan bebas dari biaya.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
DPRD DKI Temukan Banyak Praktik Pungli dalam SPMB
Indonesia
SPMB DKI Tampung 245.980 Murid, Disdik Pastikan tak Ada Pungutan Biaya
SPMB 2026/2027 disiapkan untuk memastikan setiap anak di Jakarta memiliki kesempatan yang setara dalam mengakses pendidikan berkualitas.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
SPMB DKI Tampung 245.980 Murid, Disdik Pastikan tak Ada Pungutan Biaya
Indonesia
DPRD DKI Minta Pemprov Cari Pelajar yang Lakukan Pembacokan
Setiap tindakan kriminal harus ditindak secara tegas, jangan sampai terjadi pembiaran bagi pelaku sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat luas.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
DPRD DKI Minta Pemprov Cari Pelajar yang Lakukan Pembacokan
Indonesia
Pembagian Beban Subsidi Transjabodetabek, Gubernur Pramono Minta Daerah Penyangga Rawat Halte
Jika Jakarta mampu menanggung subsidi tarif Transjabodetabek, daerah penyangga tak perlu ikut berpartisipasi.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Pembagian Beban Subsidi Transjabodetabek, Gubernur Pramono Minta Daerah Penyangga Rawat Halte
Indonesia
DPRD DKI Ingatkan jangan Sampai Ada Pungli dalam Pendaftaran Sekolah Swasta Gratis Jakarta
Pemprov DKI didorong melakukan pengawalan dan pengawasan yang ketat terhadap program tersebut.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
DPRD DKI Ingatkan jangan Sampai Ada Pungli dalam Pendaftaran Sekolah Swasta Gratis Jakarta
Bagikan