MERAHPUTIH.COM - SEKRETARIS Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Justin Adrian Untayana meminta Gubernur Pramono Anung memastikan Pendaftaran Program Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Gelombang I Tahun Ajaran (TA) 2026/2027 berjalan bebas dari pungutan liar (pungli).
"Sebentar lagi Pemprov DKI akan membuka Pendaftaran Program Sekolah Swasta Gratis. Dari sekarang, saya peringatkan agar jangan sampai terjadi pungli. Ini merupakan program yang digratiskan bagi masyarakat. Oleh karena itu, para pendaftar tidak boleh dikenai biaya apa pun, terlebih yang sifatnya pungli," tegasnya, Sabtu (13/6).
Untuk itu, Justin mendorong agar Pemprov DKI melakukan pengawalan dan pengawasan yang ketat terhadap program tersebut. Ia juga mendesak agar Pemprov DKI Jakarta tidak segan-segan untuk memberikan sanksi hukuman kepada oknum-oknum yang nantinya terbukti melakukan pungli.
Ia menegaskan program ini harus dikawal oleh Pemprov DKI. Terutama, teman-teman dari Dinas Pendidikan perlu mengecek pelaksanaannya di lapangan itu seperti apa.
Bilamana nantinya ada oknum yang main-main dan mereka mengenakan pungli kepada para pendaftar, maka oknum tersebut harus segera disanksi.
Justin Adrian Untayana, Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Justin Adrian Untayana
"Tidak peduli apakah oknum itu berasal dari lingkungan kedinasan, atau dari sekolah-sekolah swasta yang menerima tugas untuk menjalankan programnya, Pemprov DKI harus bersikap tegas terhadap pihak-pihak yang melakukan pelanggaran," sambungnya.
Justin mengingatkan bahwa pelaksanaan program sekolah swasta gratis ini berkaitan juga dengan pendidikan dan masa depan anak-anak di Jakarta. Menurutnya, program ini harus dijalankan secara serius. Tidak sedikit para orangtua murid yang menggantungkan nasib mereka pada program itu.
Baca juga:
DPRD DKI Terima Laporan Pungli hingga Rp 5 Juta di Sekolah Gratis
"Kalau di tahap ini saja para siswa dan orangtua murid sudah mengalami kendala, dan anak-anak itu tidak bisa menempuh pendidikannya dengan baik, masa depannya akan menjadi terancam. Kalau sudah seperti itu, siapa yang mau bertanggung jawab," imbuhnya.
Pendaftaran Program Sekolah Swasta Gratis di Jakarta TA 2026/2027 Gelombang 1 akan segera dibuka pada tanggal 15 Juni 2026. Program tersebut mencakup tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), hingga sekolah luar biasa (SLB).
Melalui program tersebut, peserta didik yang diterima tidak akan dikenai sumbangan pembinaan pendidikan (SPP), uang pangkal, maupun iuran-iuran lainnya yang nantinya menjadi tanggungan sekolah.(Asp)
Baca juga:
Gubernur Pramono Tegaskan akan Tindak Sekolah Swasta Gratis yang masih Pungut Bayaran