Pemprov DKI Izinkan Sepeda Non-Lipat Masuk MRT

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 24 Maret 2021
Pemprov DKI Izinkan Sepeda Non-Lipat Masuk MRT

Rangkaian kereta MRT melintas di Stasiun MRT ASEAN, Jakarta, Sabtu (13/2/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/hp.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengizinkan masyarakat untuk memasukkan sepeda non-lipat ke dalam gerbong kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta.

"Jadi alhamdulillah mulai hari ini sepeda baik lipat maupun non-lipat itu dapat dibawa ke dalam MRT dalam rangka perjalanan," kata Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (24/3).

Riza menyampaikan, pesepeda tak bisa asal menaruh sepeda non-lipat ke dalam gerbong Ratangga. MRT telah menyediakan gerbong di kereta paling belakang dalam satu rangkaian.

Baca Juga:

Riza Patria Ngeluh Sepeda Non-Lipat Dibolehkan Masuk ke MRT

Untuk sekarang ini, lanjut Riza, jumlah gerbong yang dimodifikasi menaruh sepeda memang masih dibatasi, namun secara bertahap akan dievaluasi.

"Memang sudah diatur di gerbong terakhir ada tempatnya dan memang dibatasi jumlahnya secara bertahap dan di tangga juga sudah disiapkan semacam rel bagi sepeda," urainya.

MRT Jakarta. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
MRT Jakarta. Merahputih.com / Rizki Fitrianto


Selain di gerbong kereta, jalur khusus sepeda ini juga tersedia di tangga. Begitu pula dengan tempar parkir dan tempat pengambilan kartu ketika singgah saat transit.

"Jadi prinsipnya, MRT, kami pemprov, memberikan dukungan yang terbaik bagi masyarakat Jakarta yang pengguna sepeda, untuk dapat menggunakan sepeda ke kegiatan ke luar, ke kantor, ke tempat tempat usaha lainnya," ucapnya.

Baca Juga:

Sepeda Non-Lipat Boleh Masuk MRT?

Guna mencegah terjadinya kepadatan sepeda di dam dalam gerbong MRT, ujar politikus Gerindra ini, pihaknya juga telah membuat marka-marka hingga alurnya. Terutama di jam sibuk berangkat kerja.

"Jadi tidak akan mengganggu dan jam masuk bagi pesepeda itu diatur jamnya supaya tidak mengganggu jam-jam sibuk. Jadi sebelum jam sibuk, jam 7 pagi," tutup Riza.

Adapun ketentuan MRT Jakarta sepeda non-lipat yang diizinkan masuk Ratangga adalah sepeda reguler dengan dimensi tidak melewati 200 cm x 55 cm x 120 cm dengan lebar ban maksimal 15 cm. (Asp)

Baca Juga:

Mungil Tapi Mahal, 5 Merek Sepeda Lipat dengan Harga Fantastis

#MRT Jakarta #Ahmad Riza Patria
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Berita Foto
Warga Nikmati Tarif Rp1 untuk TransJakarta, MRT, dan LRT di HUT ke-499 Jakarta
Suasana penumpang tap tiket Rp 1 saat memasuki MRT Jakarta di Stasiun MRT Jakarta Blok-M, Senin (22/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 22 Juni 2026
Warga Nikmati Tarif Rp1 untuk TransJakarta, MRT, dan LRT di HUT ke-499 Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Berlakukan Tarif Rp 1 Transjakarta, MRT, LRT, Masuk Tempat Wisata Juga Gratis
Kebijakan ini berlaku untuk semua warga tak hanya yang berKTP DKI.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Pemprov DKI Jakarta Berlakukan Tarif Rp 1 Transjakarta, MRT, LRT, Masuk Tempat Wisata Juga Gratis
Indonesia
Pramono Anung Tawarkan Investasi MRT dan TOD Jakarta kepada Singapura
Pramono Anung menawarkan peluang investasi kepada Singapura pada proyek MRT Jakarta Fase 3 dan 4 serta pengembangan kawasan TOD saat bertemu PM Lawrence Wong.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Pramono Anung Tawarkan Investasi MRT dan TOD Jakarta kepada Singapura
Indonesia
Pengembangan Fase 2A Berlanjut, MRT Jakarta Teken Kontrak AFC Senilai Rp 341,5 Miliar
PT MRT Jakarta menandatangani kontrak sistem pengumpulan tarif otomatis (AFC) Fase 2A Lin Utara-Selatan senilai Rp 341,5 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Pengembangan Fase 2A Berlanjut, MRT Jakarta Teken Kontrak AFC Senilai Rp 341,5 Miliar
Indonesia
Bisnis Non Tiket Bikin Pendatapan PT MRT Naik 7 Persen
Total aset MRT Jakarta hingga 2025 telah mencapai sekitar Rp 32 triliun, yang sebagian besar berasal dari pembangunan infrastruktur transportasi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Bisnis Non Tiket Bikin Pendatapan PT MRT Naik 7 Persen
Indonesia
Pramono Pastikan Keamanan Jadi Prioritas, LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Ditargetkan Beroperasi Agustus 2025
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan keamanan menjadi prioritas pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai. Target beroperasi Agustus 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Pramono Pastikan Keamanan Jadi Prioritas, LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Ditargetkan Beroperasi Agustus 2025
Indonesia
MRT Jakarta Fase 2A Capai 59 Persen, Pramono Sebut Stasiun Harmoni Beroperasi Akhir 2027
Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A kini sudah mencapai 59 persen. Stasiun MRT Harmoni ditargetkan beroperasi akhir 2027.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
MRT Jakarta Fase 2A Capai 59 Persen, Pramono Sebut Stasiun Harmoni Beroperasi Akhir 2027
Indonesia
Pemkab Tangerang Desak Percepatan Rencana Bangun MRT Cikarang-Balaraja
Pemkab Tangerang juga mengusulkan pengembangan jalur MRT baru yang terhubung langsung dengan wilayah-wilayah pusat pertumbuhan di Kabupaten Tangerang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 April 2026
Pemkab Tangerang Desak Percepatan Rencana Bangun MRT Cikarang-Balaraja
Indonesia
Penumpang Terjebak di Lift Saat Listrik MRT Padam, DPRD Soroti SOP Keselamatan
Pemadaman listrik MRT Jakarta menyebabkan penumpang terjebak di lift. DPRD DKI menilai SOP keselamatan dan sistem cadangan listrik belum optimal.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Penumpang Terjebak di Lift Saat Listrik MRT Padam, DPRD Soroti SOP Keselamatan
Indonesia
DPRD DKI Kritik SOP MRT Jakarta Saat Mati Listrik, Wajib Dievaluasi Total
Kondisi tanpa listrik cadangan ini tidak boleh berlanjut karena bersinggungan langsung dengan aspek keamanan publik
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
DPRD DKI Kritik SOP MRT Jakarta Saat Mati Listrik, Wajib Dievaluasi Total
Bagikan