Pramono Anung Tawarkan Investasi MRT dan TOD Jakarta kepada Singapura

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Pramono Anung Tawarkan Investasi MRT dan TOD Jakarta kepada Singapura

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mendampingi Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, saat meninjau progres pembangunan MRT Jakarta. Foto: Dok. Pemprov DKI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menawarkan peluang investasi kepada Singapura pada sejumlah proyek strategis di Ibu Kota, termasuk pengembangan kawasan Transit-Oriented Development (TOD) serta MRT Jakarta Fase 3 dan Fase 4.

Tawaran tersebut disampaikan saat Pramono bertemu Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, di Istana Perdana Menteri Singapura. Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama ekonomi dan pembangunan kota berkelanjutan antara Jakarta dan Singapura.

Dalam pertemuan tersebut, Pramono menyebut komunikasi dengan Lawrence Wong telah terbangun sejak keduanya sama-sama bertugas di pemerintahan nasional.

Saat itu, Pramono menjabat sebagai Sekretaris Kabinet Republik Indonesia, sementara Lawrence Wong mengemban sejumlah posisi strategis di Pemerintah Singapura.

Menurut Pramono, pengalaman panjangnya di pemerintahan menjadi modal penting dalam membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai mitra strategis, termasuk Singapura.

"Pengalaman saya sebagai Sekretaris Kabinet selama dua periode dan kini sebagai Gubernur Jakarta, memungkinkan saya menjembatani kebijakan nasional dengan implementasinya di tingkat daerah. Hal ini penting untuk memberikan kepastian dan kepercayaan bagi para investor," ungkapnya.

Baca juga:

Indonesia dan Singapura Bahas Rencana Bangun Pusat Data Regional

Singapura Diajak Berinvestasi di MRT dan Kawasan TOD

Pada kesempatan itu, Pramono membuka ruang yang lebih luas bagi investor Singapura untuk berpartisipasi dalam pembangunan Jakarta.

Selain proyek Transit-Oriented Development (TOD), ia juga menawarkan peluang investasi pada pengembangan MRT Jakarta Fase 3 dan Fase 4 serta berbagai program transformasi perkotaan yang mendukung Jakarta menuju kota global.

Menurut Pramono, Jakarta memiliki daya tarik besar sebagai salah satu pasar terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Berinvestasi di Jakarta saat ini berarti memperoleh akses ke salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara. Arus investasi yang mengalir ke Jakarta akan berkontribusi pada pertumbuhan Indonesia, memperkuat perekonomian ASEAN, serta menciptakan nilai tambah bagi mitra regional, termasuk Singapura,

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Pemprov DKI Jamin Kemudahan dan Kepastian Investasi

Selain menawarkan proyek transportasi dan pengembangan kawasan perkotaan, Pramono menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menciptakan iklim investasi yang mudah, transparan, efisien, dan konsisten.

Ia menilai kepastian kebijakan menjadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan investor dalam mengambil keputusan bisnis.

Baca juga:

Pengembangan Fase 2A Berlanjut, MRT Jakarta Teken Kontrak AFC Senilai Rp 341,5 Miliar

Pramono menegaskan Jakarta ingin para pelaku usaha Singapura mengetahui bahwa pemerintah daerah berkomitmen mempermudah investasi melalui regulasi yang jelas, proses yang efisien, serta kebijakan yang konsisten.

"Saya meyakini kepercayaan dan kolaborasi yang kita perkuat hari ini akan membawa kita pada kesuksesan bersama," pungkasnya. (Asp)

#Pramono Anung #Singapura #Pemprov DKI Jakarta #MRT Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Setiap Sabtu Warga Bisa Masuk Balai Kota, Lihat Langsung Kerja Pimpinan Jakarta
Ajak masyarakat kenal lebih dekat dengan kompleks Balai Kota melalui rangkaian tur, kegiatan edukasi, seni, budaya, kuliner, komunitas, hingga layanan publik.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Setiap Sabtu Warga Bisa Masuk Balai Kota, Lihat Langsung Kerja Pimpinan Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Sebut Pembangunan Giant Sea Wall Harus Libatkan Masyarakat
Pengelolaan pantura juga tidak dapat dikerjakan satu institusi mengingat kawasan ini merupakan satu bentang wilayah yang melintasi batas administratif, sektor, dan kewenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Sebut Pembangunan Giant Sea Wall Harus Libatkan Masyarakat
Indonesia
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Jakarta adalah rumah keberagaman bagi siapa pun dan meminta ASN menerapkan nilai Pancasila.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Indonesia
Gubernur Pramono akan Groundbreaking Pengembangan Blok M Hub Pekan Depan
Pramono menyebut proyek kawasan berorientasi transit itu digarap PT MRT Jakarta yang akan bekerja sama dengan salah satu pengembang besar.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Gubernur Pramono akan Groundbreaking Pengembangan Blok M Hub Pekan Depan
Indonesia
Rambah Transportasi Udara, Modal Dasar Transjakarta Ditambah Jadi Rp 13,4 Triliun
Pemprov DKI Jakarta pun berharap perubahan bentuk dan penguatan kapasitas usaha TransJakarta dapat mendukung pengembangan layanan transportasi di Jakarta hingga internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Rambah Transportasi Udara, Modal Dasar Transjakarta Ditambah Jadi Rp 13,4 Triliun
Indonesia
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Jakarta Running Festival 2026 digelar 24-25 Oktober. Peserta dengan bib resmi bisa menggunakan MRT, LRT, Transjakarta, dan Transjabodetabek dengan tarif Rp 0.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Indonesia
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Pemprov DKI Jakarta berencana menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027-2028. Pramono menyebut penerbitan masih menunggu persetujuan pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Indonesia
Penataan Lapangan Banteng Capai 63 Persen, Ditargetkan Selesai November 2026
Lapangan Banteng akan semakin nyaman dikunjungi. Proses penataan kini sudah mencapai 63 persen, kemudian rampung November 2026.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Penataan Lapangan Banteng Capai 63 Persen, Ditargetkan Selesai November 2026
Indonesia
Layani Kepulauan Seribu, Transjakarta Bakal Dapat Suntikan Modal Anyar
ramono mengatakan tambahan modal itu juga diperuntukkan guna menambah beberapa fasilitas layanan Transjakarta ke Pulau Seribu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Layani Kepulauan Seribu, Transjakarta Bakal Dapat Suntikan Modal Anyar
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Bagikan