Bisnis Non Tiket Bikin Pendatapan PT MRT Naik 7 Persen

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Bisnis Non Tiket Bikin Pendatapan PT MRT Naik 7 Persen

MRT Jakarta (Foto: MerahPutih.com/Didik Setiawan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT MRT Jakarta mencatkan pendapatan sebesar Rp 1,5 triliun sepanjang 2025 atau meningkat sekitar tujuh persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan pendapatan itu didorong oleh peningkatan jumlah pengguna serta kontribusi bisnis non-tiket.

Direktur Keuangan dan Manajemen PT MRT Jakarta (Perseroda) Risa Olivia mengatakan pendapatan tiket atau farebox terus menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan tahunan yang signifikan sejak 2021.

Secara keseluruhan, pendapatan MRT Jakarta tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata suatu investasi atau metrik bisnis selama periode tertentu atau compound annual growth rate (CAGR) sebesar 2,3 persen pada periode 2021-2025.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh diversifikasi sumber pendapatan perusahaan yang berasal dari tiket (farebox), subsidi pemerintah, serta pendapatan non-farebox.

Baca juga:

MRT Jakarta Fase 2A Capai 59 Persen, Pramono Sebut Stasiun Harmoni Beroperasi Akhir 2027

Selain itu, kontribusi pendapatan farebox mencatat CAGR positif sebesar 50,4 persen selama periode tersebut. Capaian ini menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi publik, khususnya MRT Jakarta.

Semakin banyak yang menggunakan MRT, nantinya pendapatan tiket bisa semakin meningkat,

ujar Risa.

Ia mengatakan, dukungan pemerintah melalui skema subsidi masih menjadi salah satu komponen penting dalam menjaga kinerja perusahaan sekaligus memastikan layanan transportasi publik tetap berjalan dengan standar yang tinggi dan tarif yang terjangkau bagi masyarakat.

Kemampuan perusahaan menjaga kinerja operasional tercermin dari indikator keuangan yang mengukur laba operasional sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi atau Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) margin yang berada pada kisaran 35 hingga 51 persen dalam beberapa tahun terakhir.

Kinerja operasional perusahaan relatif terjaga dan cukup stabil dalam jangka panjang,

tutur Risa.

Total aset MRT Jakarta hingga 2025 telah mencapai sekitar Rp 32 triliun, yang sebagian besar berasal dari pembangunan infrastruktur transportasi, seperti jalur dan stasiun MRT.

#Transportasi #MRT Jakarta #PT MRT Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Buka Pintu Lapangkan Hati, Kisah Driver Blue Bird Layani Penumpang Disabilitas
Menemukan transportasi bagi kaum disabilitas merupakan tantangan tersendiri.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Buka Pintu Lapangkan Hati, Kisah Driver Blue Bird Layani Penumpang Disabilitas
Indonesia
MRT Tutup Stasiun Dukuh Atas dan Transjakarta Tidak Layani 6 Rute Karena Aksi di Sekitar Bundaran HI
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 1.249 personel lalu lintas untuk mengamankan serta mengatur arus kendaraan selama berlangsungnya kegiatan penyampaian pendapat
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
MRT Tutup Stasiun Dukuh Atas dan Transjakarta Tidak Layani  6 Rute Karena Aksi di Sekitar Bundaran HI
Indonesia
Diskon Tiket Nataru 2026/2027 Sasar Pesawat hingga Kereta Api, Dapat Potongan hingga 30 Persen!
Diskon tiket Nataru 2026/27 menyasar pesawat hingga kereta api. Nantinya, ada potongan harga hingga 30 persen.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
Diskon Tiket Nataru 2026/2027 Sasar Pesawat hingga Kereta Api, Dapat Potongan hingga 30 Persen!
Indonesia
Rute Transjabodetabek Blok M-Bandung Dipertimbangkan, Begini Kata Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mempertimbangkan rute Transjabodetabek Blok M-Bandung dibuka.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Rute Transjabodetabek Blok M-Bandung Dipertimbangkan, Begini Kata Pramono
Indonesia
Jadwal MRT Jakarta saat Konser Kanye West 24 Oktober 2026, Beroperasi hingga 01.30 WIB
MRT Jakarta memperpanjang operasional saat konser Kanye West di GBK pada 24 Oktober 2026. Simak jadwal layanan hingga pukul 01.30 WIB.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
Jadwal MRT Jakarta saat Konser Kanye West 24 Oktober 2026, Beroperasi hingga 01.30 WIB
Indonesia
Penumpang Transjabodetabek Melonjak, Pramono Pertimbangkan Buka Rute Baru
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mempertimbangkan rute baru Transjabodetabek. Hal itu disebabkan melonjaknya jumlah penumpang.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
Penumpang Transjabodetabek Melonjak, Pramono Pertimbangkan Buka Rute Baru
Indonesia
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Tarif Transjakarta bakal naik mulai 1 Januari 2027. Lalu, ada enam golongan masyarakat yang bisa naik gratis.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Indonesia
Pramono Belum Berani Hapus Ganjil-Genap DKI, Tunggu MRT Kota Tua Selesai
Gubernur DKI Pramono Anung tunda keputusan ganjil-genap hingga proyek MRT Kota Tua tuntas. Simak kajian Pemprov DKI terkait aturan lalu lintas Jakarta!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Pramono Belum Berani Hapus Ganjil-Genap DKI, Tunggu MRT Kota Tua Selesai
Indonesia
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Mulai 12 Oktober 2026, pembayaran MRT Jakarta terintegrasi JakLingko. Simak daftar kartu yang bisa digunakan, cara tapping, dan tarif integrasi Rp10.000.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Dunia
Norwegia Susun Atur Batas Usia Pengendara Skuter Listrik Jadi 16 Tahun, Cegah Kecelakaan
Pengendara berusia 14 dan 15 tahun lebih sering mengalamni kecelakaan yang melibatkan kecepatan tinggi dan perilaku berkendara yang berisiko.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Oktober 2026
Norwegia Susun Atur Batas Usia Pengendara Skuter Listrik Jadi 16 Tahun, Cegah Kecelakaan
Bagikan