Pengembangan Fase 2A Berlanjut, MRT Jakarta Teken Kontrak AFC Senilai Rp 341,5 Miliar

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Pengembangan Fase 2A Berlanjut, MRT Jakarta Teken Kontrak AFC Senilai Rp 341,5 Miliar

Ilustrasi. (Unsplash/Anisetus Palma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT MRT Jakarta (Perseroda) resmi menandatangani kontrak kerja sama pembangunan sistem pengumpulan tarif otomatis atau automatic fare collection (AFC) untuk proyek Fase 2A Lin Utara-Selatan MRT Jakarta.

Kerja sama tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kontrak paket pekerjaan CP207 Fase 2A Lin Utara-Selatan, yang menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan jaringan MRT Jakarta ke wilayah Kota.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Weni Maulina, bersama Authorized Representative Hitachi Rail Hong Kong Limited, Nicolas Rabat, serta Authorized Representative Sumitomo Corporation Consortium, Tsuyoshi Nakamura.

Baca juga:

MRT Jakarta Fase 2A Capai 59 Persen, Pramono Sebut Stasiun Harmoni Beroperasi Akhir 2027

Tonggak Penting Pengembangan MRT Jakarta

Direktur Utama PT MRT Jakart Tuhiyat mengatakan, Senin (8/6), penandatanganan kontrak ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pengembangan MRT Jakarta, khususnya untuk mendukung operasional Fase 2A Lin Utara-Selatan.

Menurutnya, sistem AFC merupakan salah satu elemen utama dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik sekaligus mempercepat integrasi transportasi publik di masa depan.

“Atas nama MRT Jakarta, kami mengucapkan apresiasi kepada pemerintah pusat, pemerintah Jepang, pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Japan International Cooperation Agency (JICA) atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan dalam pengembangan sistem transportasi perkotaan modern di Jakarta,” ujar Tuhiyat, Senin (8/6).

Nilai Kontrak Capai Rp 341,5 Miliar

Tuhiyat menjelaskan, paket pekerjaan CP207 mencakup perancangan, pabrikasi, pengiriman, hingga pemasangan sistem pengumpulan tarif otomatis untuk proyek MRT Jakarta Fase 2A.

Nilai kontrak dalam paket pekerjaan tersebut mencapai Rp 341,5 miliar.

Nilai kontrak pada paket pekerjaan ini sebesar Rp341,5 miliar. CP207 akan mendukung operasional MRT Jakarta dari Bundaran HI hingga Kota,

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat.

Dengan sistem tersebut, operasional MRT Jakarta di koridor utara-selatan diharapkan dapat berjalan lebih efisien dan terintegrasi.

Baca juga:

Bisnis Non Tiket Bikin Pendatapan PT MRT Naik 7 Persen

Di sisi lain, Director and CEO Hitachi Rail Hong Kong Limited, Nicolas Rabat, menyatakan penandatanganan kontrak ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sektor perkeretaapian dan transportasi perkotaan di Indonesia.

Ia mengaku bangga dapat berkolaborasi dengan PT MRT Jakarta untuk menghadirkan sistem mobilitas yang lebih cerdas melalui pemanfaatan teknologi modern.

“Sistem ini tidak hanya akan meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan bagi pelanggan, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pengembangan ekosistem mobilitas perkotaan yang semakin terhubung di masa depan,” jelasnya.

Progres MRT Fase 2A

Sebagai informasi, pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara-Selatan hingga 25 Mei 2026 telah mencapai 60,80 persen, melampaui target progres yang ditetapkan sebesar 59,70 persen.

PT MRT Jakarta menargetkan segmen pertama rute Bundaran HI–Monas dapat selesai dan mulai beroperasi pada 2027.

Sementara itu, pembangunan segmen kedua yang menghubungkan jalur hingga kawasan Kota ditargetkan rampung dan beroperasi pada 2029. (Asp)

#MRT Jakarta #PT MRT Jakarta #Transportasi Umum
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Pengembangan Fase 2A Berlanjut, MRT Jakarta Teken Kontrak AFC Senilai Rp 341,5 Miliar
PT MRT Jakarta menandatangani kontrak sistem pengumpulan tarif otomatis (AFC) Fase 2A Lin Utara-Selatan senilai Rp 341,5 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Pengembangan Fase 2A Berlanjut, MRT Jakarta Teken Kontrak AFC Senilai Rp 341,5 Miliar
Indonesia
HUT ke-499 Jakarta, Gubernur Pramono Pertimbangkan Ancol dan Ragunan Gratis untuk Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mempertimbangkan menggratiskan Ancol, Ragunan, museum, dan perpustakaan saat HUT ke-499 Jakarta. Transportasi umum gratis juga sedang disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 07 Juni 2026
HUT ke-499 Jakarta, Gubernur Pramono Pertimbangkan Ancol dan Ragunan Gratis untuk Warga
Indonesia
Bisnis Non Tiket Bikin Pendatapan PT MRT Naik 7 Persen
Total aset MRT Jakarta hingga 2025 telah mencapai sekitar Rp 32 triliun, yang sebagian besar berasal dari pembangunan infrastruktur transportasi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Bisnis Non Tiket Bikin Pendatapan PT MRT Naik 7 Persen
Indonesia
Pramono Pastikan Keamanan Jadi Prioritas, LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Ditargetkan Beroperasi Agustus 2025
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan keamanan menjadi prioritas pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai. Target beroperasi Agustus 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Pramono Pastikan Keamanan Jadi Prioritas, LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Ditargetkan Beroperasi Agustus 2025
Indonesia
MRT Jakarta Fase 2A Capai 59 Persen, Pramono Sebut Stasiun Harmoni Beroperasi Akhir 2027
Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A kini sudah mencapai 59 persen. Stasiun MRT Harmoni ditargetkan beroperasi akhir 2027.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
MRT Jakarta Fase 2A Capai 59 Persen, Pramono Sebut Stasiun Harmoni Beroperasi Akhir 2027
Indonesia
Pemkab Tangerang Desak Percepatan Rencana Bangun MRT Cikarang-Balaraja
Pemkab Tangerang juga mengusulkan pengembangan jalur MRT baru yang terhubung langsung dengan wilayah-wilayah pusat pertumbuhan di Kabupaten Tangerang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 April 2026
Pemkab Tangerang Desak Percepatan Rencana Bangun MRT Cikarang-Balaraja
Indonesia
Komisi V DPR Petakan 2 Masalah Utama di Balik Tragedi Tabrakan KA Bekasi
DPR RI menyoroti dua masalah utama tragedi tabrakan KA Bekasi Timur: perlintasan sebidang dan sistem persinyalan.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Komisi V DPR Petakan 2 Masalah Utama di Balik Tragedi Tabrakan KA Bekasi
Indonesia
Alami Gangguan Mesin, Kapal Tabrak Pemukiman Warga Dekat Pelabuhan Banda Neira
KM Sabuk Nusantara 106 alami gangguan mesin dan menabrak permukiman warga di Banda Neira. Tidak ada korban jiwa, kerugian material Rp60 juta.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 April 2026
Alami Gangguan Mesin, Kapal Tabrak Pemukiman Warga Dekat Pelabuhan Banda Neira
Indonesia
Penumpang Terjebak di Lift Saat Listrik MRT Padam, DPRD Soroti SOP Keselamatan
Pemadaman listrik MRT Jakarta menyebabkan penumpang terjebak di lift. DPRD DKI menilai SOP keselamatan dan sistem cadangan listrik belum optimal.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Penumpang Terjebak di Lift Saat Listrik MRT Padam, DPRD Soroti SOP Keselamatan
Indonesia
DPRD DKI Kritik SOP MRT Jakarta Saat Mati Listrik, Wajib Dievaluasi Total
Kondisi tanpa listrik cadangan ini tidak boleh berlanjut karena bersinggungan langsung dengan aspek keamanan publik
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
DPRD DKI Kritik SOP MRT Jakarta Saat Mati Listrik, Wajib Dievaluasi Total
Bagikan