Pemkab Boyolali Resmikan Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Bangunan Rusunawa

Eddy FloEddy Flo - Senin, 06 April 2020
 Pemkab Boyolali Resmikan Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Bangunan Rusunawa

Petugas tim medis RSD Covid-19 melakukan simulasi penanganan pasien Covid-19, Senin (6/4). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pemerintah kabupaten (Pemkab) Boyolali mulai mengoperasikan Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 di Kampung Rejosari, Kelurahan Kemiri Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin (6/4). Bangunan RS Darurat (RSD) Covid-19 ini memanfaatkan rumah susun sederhana (Rusunawa).

"Mulai hari ini (Senin) Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Boyolali mulai beroperasi," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali Ratri Survivalina.

Baca Juga:

Jika Dibiarkan, Ketua MPR Prediksi Rupiah Bakal Anjlok Hingga Rp20 Ribu

Ratri mengungkapkan Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Boyolali memanfaatkan Rusunawa dengan fasilitas kamar empat lantai. Dua dari empat lantai yang ada disiapkan untuk diagnosis dan screening terhadap pasien yang memiliki gejala Covid-19.

Rumah Sakit Darurat Covid-19 milik Pemkab Boyolali
RSD Covid-19 di Kampung Rejosari, Kelurahan Kemiri Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin (6/4). (MP/Ismail)

"Kami siapkan kamar khusus PDP (pasien dalam pengawasan) dengan dilengkapi screening, dan ditunjang oleh pemeriksaan radiologi serta pemeriksaan darah secara rutin," tutur dia.

RSD Covid-19, lanjut dia, juga dilengkapi fasilitas Unit Gawa Darurat (UGD). Selain itu, RSD Covid-19 memiliki 123 orang terdiri dokter spesialis paru, dokter umum, perawat, radiografer, petugas laboratorium, tenaga gizi, dan psikolog.

"Kami juga sediakan petugas ambulance, dan call center selama 24 jam. Tenaga medis ada yang berstatus ASN (aparatur sipil negara) dan relawan," kata dia.

Ia mengungkapkan RSD Covid-19 ini disediakan ruang rawat inap ada 36 bed. RSD Covid-19 juga dilengkapi ruang isolasi sesuai dengan standar RS Paru-Paru.

"Sampai sejauh ini belum ada pasien terkait corona yang dirawat di RSD Covid-19," tandasnya.

Baca Juga:

Masyarakat yang Lakukan Isolasi Mandiri Harus Lapor Puskesmas

Wakil Bupati Boyolali, Muhammad Said Hidayat, mengatakan Pemkab Boyolali siap merawat pasien corona di RSD Covid-19. Pemudik asal Boyolali dari zona merah corona yang merasakan gejala Covid-19 bisa langsung meriksakan diri ke RSD Covid-19.

"Kami berharap tidak ada kasus pasien positif Covid-19 yang dirawat di sini (RSD Covid-19). Kalau pun ada kami sudah siap merawatnya," pungkas Said.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Warga Tolak Jenazah Diduga Terpapar COVID-19 dari Surabaya Dimakamkan di Solo

#Pasien Corona #Virus Corona #Boyolali #Rumah Sakit
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 400 RS dan Modernisasi 10 Ribu Puskesmas dalam 3 Tahun
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menyusun rencana besar untuk meningkatkan kualitas infrastruktur kesehatan nasional, terutama di daerah-daerah yang masih membutuhkan penguatan layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 400 RS dan Modernisasi 10 Ribu Puskesmas dalam 3 Tahun
Tradisi
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Struktur stupa diperkirakan berasal dari era klasik Buddha abad ke-8 hingga ke-10 Masehi dengan ragam hias flora.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Indonesia
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
“Struktur benda yang ditemukan berbentuk seperti lonceng. Dari corak yang terlihat, diduga objek ini peninggalan era Buddha."
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
Indonesia
Bikin Geger, Warga Desa Nepen Boyolali Jelaskan Penemuan Stupa saat Buka Akses Jalan
Tim Ahli Pendaftaran Cagar Budaya, Farid Burhanuddin, membenarkan temuan itu.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Bikin Geger, Warga Desa Nepen Boyolali Jelaskan Penemuan Stupa saat Buka Akses Jalan
Indonesia
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Koperasi Merah Putih di Boyolali, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
Polres Boyolali membongkar kasus penipuan proyek Koperasi Merah Putih. Total kerugian mencapai Rp 1,2 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Koperasi Merah Putih di Boyolali, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
Indonesia
PSI Kritik Gaji Nakes Rendah, Pramono: PPPK Lebih Tinggi Dibandingkan di Rumah Sakit Swasta
"Yang di PPPK, saya mendapatkan laporan sebenarnya sudah lebih tinggi daripada rumah sakit-rumah sakit yang ada di Jakarta, kecuali di Rumah Sakit Pondok Indah,"
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Maret 2026
PSI Kritik Gaji Nakes Rendah, Pramono: PPPK Lebih Tinggi Dibandingkan di Rumah Sakit Swasta
Indonesia
BPJS Nonaktif Tetap Dilayani, Pemerintah Terbitkan Aturan Larangan Rumah Sakit Tolak Pasien
Pemerintah menerbitkan aturan larangan rumah sakit yang menolak pasien BPJS nonaktif. Aturan tersebut sudah ditetapkan sejak Rabu (11/2).
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
BPJS Nonaktif Tetap Dilayani, Pemerintah Terbitkan Aturan Larangan Rumah Sakit Tolak Pasien
Indonesia
Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Harus Utamakan Nyawa
Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyesalkan adanya penolakan pasien BPJS PBI yang dilakukan rumah sakit.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Harus Utamakan Nyawa
Indonesia
Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas dan Ibu Kritis
Kasus perampokan sadis terjadi di Boyolali, Kamis (29/1). Bocah berusia 5 tahun tewas dan ibunya kritis.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas dan Ibu Kritis
Indonesia
DPR Soroti Antrean Panjang RS Lokal, Pasien Lebih Nyaman Berobat ke Penang
Kendala utama di Indonesia bukan pada kualitas dokter, melainkan pada ekosistem layanan yang mencakup transparansi biaya dan efisiensi birokrasi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
DPR Soroti Antrean Panjang RS Lokal, Pasien Lebih Nyaman Berobat ke Penang
Bagikan