Nekat Buka di Atas Jam 22.00 saat Nataru, Tempat Usaha Bakal Disanksi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 23 Desember 2021
Nekat Buka di Atas Jam 22.00 saat Nataru, Tempat Usaha Bakal Disanksi

Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Guntur Muhammad Thariq. (Foto: MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 2 ribu aparat gabungan disebar untuk menertibkan perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru) di wilayah Jakarta Pusat. Khususnya di tempat yang rawan terjadi kerumunan dan kemacetan lalu lintas.

Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Guntur Muhammad Thariq menuturkan, lokasi yang paling rawan kerumunan saat Natal dan Tahun Baru adalah Sudirman-Thamrin.

"Lalu di Kemayoran apabila dilakukan penutupan di beberapa wilayah lain," kata Guntur di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (23/12).

Baca Juga:

Polda Metro Belum Tentukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata saat Tahun Baru

Guntur yang mengenakan masker hitam ini melanjutkan, kawasan Sudirman-Thamrin akan dilakukan crowd free night.

"Jam 22.00 ke atas tak boleh melakukan kegiatan. Kami akan tetap humanis lakukan pembubaran hingga pembagian masker jika ditemukan adanya kerumunan," jelas Guntur yang bakal dipromosikan sebagai Kapolres Pelalawan Riau ini.

Bahkan, aparat tak segan menutup tempat usaha yang nekat beroperasi sampai di atas jam 22.00.

"Kami akan berkoordinasi dan serahkan ke pemerintah daerah untuk melakukan sanksi administratif," imbuh Guntur.

Terkait pengamanan Natal, Guntur memastikan tim penjinak bom melakukan sterilisasi untuk mencegah adanya ancaman.

Guntur meminta warga untuk merayakan malam tahun baru di rumah saja.

"Karena pandemi masih ada dan penyebaran COVID-19 ada. Bagi yang ingin merayakan Natal di gereja wajib berkoordinasi dengan pengelola gereja setempat," terang dia.

Baca Juga:

Kurir Ekspedisi akan Sibuk Pada Periode Natal dan Tahun Baru

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menegaskan dalam pelaksanaan Operasi Lilin Jaya 2021 pihaknya bersama instansi terkait tidak akan melakukan penyekatan.

“Kami akan membuat pos-pos pelayanan di titik-titik pusat keramaian, mal, gereja dan sebagainya,” sambungnya.

Untuk pengamanan pada malam tahun baru, kata Sambodo, pihaknya akan menerapkan crowd free night dan menutup di 10 kawasan.

“Penutupan di 10 kawasan yaitu yang pertama kawasan Sudirman-Thamrin kemudian Kemang, yang ketiga kawasan Bulungan Barito, yang keempat kawasan Senopati Gunawarman SCBD, yang kelima Asia Afrika, enam Kota Tua, tujuh Banjir kanal timur, delapan Kemayoran, sembilan Kelapa Gading,” papar Sambodo.

“Kemudian sepuluh kawasan Monas jadi Medan Merdeka semuanya barat, selatan, utara, dan timur semuanya kita tutup,” tambahnya.

Pada malam pergantian tahun, Polda Metro Jaya bersama pihak instansi terkait akan melakukan pengamanan di titik-titik keramaian.

"Pelaksanaannya tanggal 31 Desember malam hari pukul 22.00 sampai dengan tanggal 1 Januari pukul 04.00 WIB,” kata Sambodo. (Knu)

Baca Juga:

648 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

#Libur Natal Dan Tahun Baru #Polda Metro Jaya
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dr Tifa karena berkas kasus ijazah Jokowi dinyatakan lengkap. Keduanya diperiksa kesehatan sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Indonesia
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Kemunculan Roy Suryo sebagai narasumber di sejumlah stasiun televisi merupakan hak konstitusionalnya.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Indonesia
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Polda Metro Jaya jelaskan penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa terkait kasus ijazah Jokowi. Penangkapan disebut bagian dari proses hukum P21, bukan vonis.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Indonesia
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Dokter Tifa dikabarkan ditangkap di apartemennya sekitar pukul 06.47 WIB.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Indonesia
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Roy Suryo dan dr Tifa dikabarkan ditangkap penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan hoaks ijazah Jokowi. Polisi masih belum memberikan keterangan resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Indonesia
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Eksekusi eks Hotel Sultan di Blok 15 GBK resmi dimulai. Sebanyak 3.161 personel diterjunkan untuk mengamankan proses pengosongan berdasarkan penetapan PN Jakarta Pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Indonesia
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Indonesia
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan pengawalan ketat dan rekayasa lalu lintas sementara di ruas jalan protokol.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Indonesia
Polisi Tangkap 2 Pembawa Molotov, Diduga Ingin Bikin Rusuh Demo Mahasiswa di HI
Kedua orang tersebut masih diperiksa secara intensif di Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Polisi Tangkap 2 Pembawa Molotov, Diduga Ingin Bikin Rusuh Demo Mahasiswa di HI
Indonesia
Polisi yang Jaga Demo BEM SI Dipastikan tak Pakai Senjata Api
Polisi akan menjamin pelaksanaan aspirasi dari mahasiswa berjalan dengan baik.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Polisi yang Jaga Demo BEM SI Dipastikan tak Pakai Senjata Api
Bagikan