Hari Guru Nasional

Jangan Main-Main dengan Guru 'Killer', Ini Cara Menghadapinya

P Suryo RP Suryo R - Senin, 25 November 2019
Jangan Main-Main dengan Guru 'Killer', Ini Cara Menghadapinya

Guru killer hanya ingin muridnya mengerti mata pelajarannya. (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERURUSAN dengan guru killer seolah menghadapi hakim untuk kasus yang berat. Karakter guru ini memang bikin murid mengkeret.

Biasanya mata pelajaran yang diajarkannya adalah mata pelajaran yang sulit, matematika contohnya. Jangan khawatir begini nih cara menghadapinya.

Baca Juga:

Menjadi Guru dan Ibu Menyusui ala Tasya Kamila


1. Tugas

tugas sekolah, guru killer
Kerjakan tugas dengan baik dan tepat waktu. (Foto: Pexels/Leah Kelley)

Biasanya guru menunjukan sikap killer untuk mencegah murid-muridnya menyepelekan tugas dan pekerjaan rumah yang mereka berikan kepada anak muridnya. Jika kamu ingin selamat dari omelannya, lebih baik kamu jangan mencari masalah dengan tidak mengerjakan tugas. Jika kamu tidak terlalu menguasai mata pelajaran yang mereka ajarkan, paling tidak mereka bisa memahami kerja keras dan usaha kamu untuk mendapatkan nilai yang memuaskan dari mata pelajaran yang mereka ajarkan.

2. Caper

caper dengan guru killer
Jangan caper sama guru killer. (Foto: Pexels/Jopwell x PGA))

Pasti ada satu-dua murid yang caper (cari perhatian) dengan guru atau dosen dalam kelas. Sebaiknya jangan kamu ikuti. Perilaku caper ini pasti akan menimbulkan kebencian terhadap dirimu, entah dari guru itu sendiri atau teman-teman sekelasmu. Kamu enggak mau kan, sudah memiliki guru killer ditambah lagi dibenci teman-teman satu angkatan? Caper tidak menjamin guru akan menyukaimu dan memberimu nilai yang lebih bagus.

Usahakanlah untuk bersikap sewajarnya, seperti jangan ribut dan mengobrol dikelas, bertanya lah jika tidak mengerti, dan kerjakan tugas sesuai deadline.


3. Telat

telat sekolah
Jangan telat dapat memancing emosi guru killer. (Foto: Pexels/Aphiwat chuangchoem)


Salah satu pemicu emosi guru killer adalah anak yang suka telat. Jika kamu sudah sadar bahwa mata pelajaran selanjutnya diajar oleh guru killer, sebaiknya kurangi baliklah ke kelas sesegera mungkin. Jangan sampai kena omelannya.

Baca Juga:

Membawa Bekal ke Sekolah Bikin Anak lebih Fokus Belajar


4. Menyontek

menyontek saat ujian
Paling tabu dalam ulangan mata pelajaran guru killer ada yang menyontek. (Foto: Pixabay/geralt)


Hampir semua pengajar benci tindakan curang. Meskipun kamu tidak menguasai bidangnya, hindari menyontek. Menyontek bisa membuat guru kehilangan respek. Bahkan kamu dapat jadi sasaran perilaku galaknya.


5. Melawan

melawan guru killer
Jangan pernah melawan guru, akibatnya sangat parah. (Foto: Unsplash/Shubham Sharan)


Meskipun mungkin mereka bersikap galak dan memiliki aura menyeramkan, namun niat mereka tidak buruk. Sifat galak mereka mungkin dimaksudkan untuk membuat murid pemalas bisa lebih serius dalam pelajaran. Jika suatu hari kamu kena omelan, sebaiknya jangan kurang ajar dan melawan. Selain tidak menghormati orang yang lebih tua serta kedudukan mereka, kamu juga bisa membuat guru-guru lain hilang respek terhadap kamu. (shn)

Baca Juga:

Tips dan Cara Menghadapi 'Bullying' di Sekolah

#Guru #Hari Guru Nasional #November Shayyy
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026, Tiap Guru Terima Rp 1,5 Juta
Kementerian Agama memastikan insentif guru madrasah non ASN mulai cair pada akhir Juni 2026. Setiap penerima akan mendapatkan dana sebesar Rp 1,5 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026, Tiap Guru Terima Rp 1,5 Juta
Indonesia
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Wakil Ketua Komisi X DPR RI mendukung program 150 ribu beasiswa D4 dan S1 untuk guru. DPR juga mengusulkan penambahan kuota serta penyederhanaan proses seleksi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Indonesia
Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis di Sekolah Tuai Sorotan, P2G Usul Jadi Ekstrakurikuler
P2G menilai Bahasa Prancis belum menjadi kebutuhan mendesak di pendidikan maupun perdagangan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis di Sekolah Tuai Sorotan, P2G Usul Jadi Ekstrakurikuler
Indonesia
Sidang Gugatan Kesejahteraan Dosen di MK, Komisi X DPR Minta Hakim Kabulkan Permohonan
Komisi X DPR RI mendukung gugatan kesejahteraan dosen di MK dan meminta hakim mengabulkan permohonan demi perbaikan pendidikan tinggi Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Sidang Gugatan Kesejahteraan Dosen di MK, Komisi X DPR Minta Hakim Kabulkan Permohonan
Indonesia
Bukan Lagi Wewenang Daerah, Pengangkatan dan Distribusi Guru Diusulkan Dilakukan Pemerintah Pusat
Selain itu, agar pengangkatan guru, pamong belajar, penilik, dan pengawas sekolah dilakukan pemerintah pusat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Bukan Lagi Wewenang Daerah, Pengangkatan dan Distribusi Guru Diusulkan Dilakukan Pemerintah Pusat
Indonesia
Ini Kata Presiden Prabowo Mengapa Gaji Guru Kecil
Prabowo menyebut, telah terjadi aliran keluar kekayaan nasional atau outflow of national wealth sejak masa Orde Baru
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Ini Kata Presiden Prabowo Mengapa Gaji Guru Kecil
Indonesia
Krisis 480 Ribu Guru Hantui Indonesia, Nasib Honorer Malah Digantung Regulasi
Sebagai langkah konkret, pemerintah harus memberikan rekognisi khusus bagi guru dengan masa pengabdian minimal lima hingga sepuluh tahun
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Krisis 480 Ribu Guru Hantui Indonesia, Nasib Honorer Malah Digantung Regulasi
Indonesia
DPR Tolak Skema PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Diharap Segera Beri Kepastian Hukum Guru Non ASN Jadi Pegawai Tetap
Esti mendesak pemerintah memastikan kecukupan tenaga pendidik di daerah-daerah melalui pengangkatan yang sesuai aturan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
DPR Tolak Skema PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Diharap Segera Beri Kepastian Hukum Guru Non ASN Jadi Pegawai Tetap
Indonesia
Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPR Minta Skema Terukur Selesaikan Masalah Pendidik
Ia meminta para guru non-ASN tetap tenang dan melihat kebijakan terbaru ini sebagai momentum percepatan status menjadi PNS atau PPPK
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPR Minta Skema Terukur Selesaikan Masalah Pendidik
Indonesia
SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Picu Keresahan Guru Honorer, DPR Dorong Manajemen ASN Secara Total
Kekhawatiran mendalam menyelimuti sekitar 237.146 guru honorer yang merasa terancam kehilangan pekerjaan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Picu Keresahan Guru Honorer, DPR Dorong Manajemen ASN Secara Total
Bagikan