Karier

'Introvert' Mengungguli 'Ekstrovert' di Dunia Pekerjaan, Bisa!

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 08 Agustus 2019
'Introvert' Mengungguli 'Ekstrovert' di Dunia Pekerjaan, Bisa!

Introvert tak selamanya tertinggal dalam dunia pekerjaan. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBAGIAN besar dari kita akan berusaha untuk bersosialisasi sebanyak mungkin untuk meraih koneksi yang diharapkan bisa meningkatkan kesuksesan mereka dalam suatu karier. Meskipun begitu, tidak semua orang memiliki keinginan untuk keluar secara proaktif dan berbicara kepada orang baru, baik dalam bentuk tatap muka ataupun secara online.

Untungnya, semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa para introvert tetap bisa meraih kesuksesan dalam bidang pekerjaan dan bisnis. Ini bisa dibuktikan dari Bill Gates, Mark Zuckerberg, Warren Buffett, dan Elon Musk yang mengakui bahwa mereka memulai bisnis mereka sebagai seorang introvert.

Baca Juga: Kerja Dulu Baru Kuliah? Kenapa Enggak

Dilansir dari inc.com, berikut merupakan cara-cara yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan kualitas yang dimiliki para introvert untuk mencerahkan karir mereka.

1. Kuasai dan konsisten dalam keahlianmu

kerja
Hasil kerja baik menjadi modal promosi. (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Karena kepribadian yang jarang berbicara, maka para introvert akan mampu memukau orang-orang dengan membuktikan kepandaian mereka lewat hasil pekerjaan mereka. "The more your work speaks for itself, the less self-promotion and marketing will be required." Kamu tidak membutuhkan promosi diri yang berlebihan di awal, karena kamu bisa membuktikan keahlianmu lewat hasil kerjamu.

2. Tidak takut untuk mengambil risiko yang telah diperhitungkan

kerja
Tidak perlu takut untuk mengambil keputusan. (Foto: Pexels/Bruce Mars)

Sebisa mungkin hindarilah pendekatan atau strategi yang familiar dan juga aman. Cobalah teknik dan pendekatan baru yang membuatmu keluar dari zona nyaman.

Cenderung suka melakukan penelitian, para introvert bisa memaksimalkan kemampuan mereka untuk bersiap-siap dan lakukan latihan dan juga riset lebih dalam untuk mengubah risiko yang besar menjadi kesuksesan dalam berbisnis.

Baca Juga: 7 Tips Berbusana Rapi untuk Laki-laki untuk Melakukan 'Interview' Kerja

3. Selalu menjadi yang terdepan dalam penerapan teknologi baru

kerja
Selalu jadi orang pertama yang tahu teknologi terbaru. (Foto: Pexels/mentatdgt)

Kemajuan teknologi semakin mempercepat perubahan dalam bidang bisnis, jadi jangan sampai keintrovertan dirimu dipersepsikan sebagai seseorang yang tidak mau mempelajari trik baru.

Coba gunakan teknologi baru dan gunakan kemajuannya untuk meraih posisi terdepan diantara semua kompetitor. Sebagai contoh, Elon Musk selalu menghasilkan karya yang kontroversial dalam pandangannya untuk berpergian secara pribadi ke Mars, serta perkembangan mobil listrik Tesla yang makin digemari banyak pihak. (shn)

Baca Juga: Perempuan Karier, Perhatikan 3 Hal Penting ini agar Hidup Kamu Seimbang

#Pekerjaan #Dunia Kerja #Semangat Kerja
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Pendiri LSI, Denny JA mengatakan, bahwa Indonesia sedang menyaksikan kemunculan kelas sosial baru, yaitu Digitally Vulnerable Class (DVC).
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Indonesia
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
PHK 2026 kini sudah menembus 23.470 orang. Komisi IX DPR pun mendesak hak pekerja segera dipenuhi.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
Indonesia
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
PHK Krakatau Osaka Steel menjadi alarm. DPR mendesak pemerintah untuk menyelamatkan industri baja nasional.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
Indonesia
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Jumlah pengangguran di Jakarta kini mencapai 333 ribu orang. Lulusan SMA/SMK paling terdampak.
Soffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Indonesia
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Jakarta Fair Kemayoran 2026 membuka lowongan kerja part time. Ada 20 posisi yang dibuka untuk event tersebut.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Indonesia
Program MBG Perkuat Ekonomi Rakyat, Sudah Serap 1,18 Juta Tenaga Kerja
Program MBG telah memperkuat ekonomi rakyat. Kini, MBG sudah menyerap sebanyak 1,18 juta tenaga kerja di Indonesia.
Soffi Amira - Kamis, 16 April 2026
Program MBG Perkuat Ekonomi Rakyat, Sudah Serap 1,18 Juta Tenaga Kerja
Indonesia
Perusahaan Bebas Tentukan Hari WFH Pekerja Swasta
Penentuan hari pelaksanaan WFH tidak diatur secara baku oleh pemerintah karena kebijakan tersebut bersifat imbauan sehingga fleksibilitas menjadi pertimbangan utama bagi perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 April 2026
Perusahaan Bebas Tentukan Hari WFH Pekerja Swasta
Indonesia
Menaker Minta Perusahaan Swasta Terapkan WFH Seminggu Sekali, Upah Tetap Dibayar Penuh
Adapun ketentuan dalam SE WFH tersebut meliputi upah atau gaji dan hak lainnya tetap dibayarkan sesuai ketentuan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Menaker Minta Perusahaan Swasta Terapkan WFH Seminggu Sekali, Upah Tetap Dibayar Penuh
Indonesia
Tekanan dan Pengeluaran Keuangan Meningkat, Mayoritas Pekerja Tunda Pensiun
Kelompok yang sebelumnya yakin untuk pensiun jadi memilih untuk tidak pensiun karena melihat perkembangan situasi yang ada saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Februari 2026
Tekanan dan Pengeluaran Keuangan Meningkat, Mayoritas Pekerja Tunda Pensiun
Indonesia
Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Kematian Rp 8.400 Per Bulan Bagi Pekerja Informal Diperpanjang
Menaker Yassierli pun telah menerima aspirasi dari sejumlah perwakilan pekerja platform, yang berkaitan dengan keadilan dan transparansi dalam ekosistem kerja platform.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Februari 2026
Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Kematian Rp 8.400 Per Bulan Bagi Pekerja Informal Diperpanjang
Bagikan