Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Yuk Intip Cara Melindungi Bayi dari Virus Corona

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 20 Maret 2020
Yuk Intip Cara Melindungi Bayi dari Virus Corona

Lindungi si kecil dari infeksi virus corona (Foto: pixabay/tookapic)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEJAUH ini virus corona memang terlihat lebih banyak menyerang orang dewasa. Tapi sebetulnya beberapa kasus infeksi virus corona pada bayi juga sudah ditemukan.

Karena itu, langkah-langkah pencegahan sangat perlu dilakukan, untuk mengurangi risiko penularan virus corona pada bayi.

Baca Juga:

Apakah Aman Penggunaan Hand Sanitizer Pada Bayi? Simak Penjelasannya

Virus corona yang menyebabkan penyakit COVID-19 itu, telah memasuki Indonesia. Virus tersebut bisa menular antarmanusia melalui percikan air liur atau dahak yang dikeluarkan oleh penderita, serta bersin.

Virus corona juga bisa menyerang bayi (Foto: pixabay/victoria_borodinova)

Seperti yang dilansir dari laman alodokter, virus corona lebih mudah menyerang dan menyebabkan komplikasi yang fatal, pada orang yang daya tahan tubuhnya lemah, seperti lansia atau orang yang kekurangan gizi.

Kendati demikian, risiko infeksi virus corona pada orang dewasa, ibu hamil serta anak-anak pun tak bisa diremehkan, apalagi pada bayi.

Gejala infeksi virus corona sendiri bisa berbeda-beda pada setiap orang. Sebagian menunjukan gejala yang ringan atau mirip gejala flu, namun ada juga penderita yang mengalami gejala berat akibat dari penumonia.

Gejala itu biasanya muncul dalam waktu 2-14 hari usai tepapar virus corona. Namun untuk gejala infeksi virus corona pada bayi sedikit berbeda.

Baca Juga:

Yuk Intip Cara Mengatasi Gangguan Panik

Pada bayi, infeksi virus corona bisa menyebabkan demam, batuk, sesak napas, kurang mau menyusu atau minum, lemas dan kurang aktif, serta diare.

Untuk mencegah bayi terinfeksi virus corona, ada berbagai langkah yang bisa Bunda dan Ayah lakukan agar si kecil terlindungi dari virus corona.

Cegah virus corona dengan beberapa langkah jitu (Foto: pixabay/thedigitalartist)

Langkah pertama yakni rutin memberikan si kecil ASI, karena mengandung banyak nutrisi serta antibodi yang bisa melindungi bayi dari beragam penyakit serta infeksi.

Lalu langkah kedua yaitu jauhkanlah si kecil dari orang yang sedang sakit, khususnya yang terinfeksi virus corona.

Ketiga yakni cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer selama 20 detik, sebelum menyentuh, menggendong, menyusui atau memberi makan si Kecil.

Keempat, tutup mulut serta hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, lalu segera buang tisu dan cuci tangan. Sementara langkah kelima, gunakan masker apabila sedang batuk atau pilek.

Namun, apabila Bunda atau Ayah mendapati si kecil mengalami gejala infeksi virus corona, segeralah bawa si Kecil ke dokter. Khususnya jika ada riwayat kontak dengan orang yang terinfeksi virus corona, atau bepergian ke daerah yang mengalami pandemi virus corona dalam 2 minggu terakhir ini. (Ryn)

Baca Juga:

Ini Alasan Mengapa Lansia Lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona

#Virus Corona #Bayi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Unik! Bayi Asal Wonosobo Diberi Nama Muhammad MBG Subianto, Begini Kisahnya
Bayi bernama Muhammad MBG Subianto viral di media sosial. Namanya dinilai unik dan akrab di telinga masyarakat.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Unik! Bayi Asal Wonosobo Diberi Nama Muhammad MBG Subianto, Begini Kisahnya
Indonesia
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Polresta Surakarta amankan pasangan penumpang KRL yang membuang bayi hasil hubungan gelap di toilet KA Sancaka. Pelaku dijerat pasal KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Indonesia
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Proses penyelidikan masih terus berlangsung. Pihaknya memastikan hak bayi ini dapat terpenuhi, baik dari sisi kesehatan maupun perlindungan hukumnya
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Indonesia
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
Satreskrim Polresta Surakarta turun tangan mendalami kasus temuan bayi tersebut dengan menelusuri rekaman CCTV di dalam kereta api dan stasiun.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
Indonesia
Mayat Bayi Laki-laki Baru Lahir di Kali Anyar Gegerkan Warga Solo
Warga Solo digegerkan penemuan jasad bayi laki-laki baru lahir di Kali Anyar, Mojosongo. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian dan pihak yang bertanggung jawab.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Mayat Bayi Laki-laki Baru Lahir di Kali Anyar Gegerkan Warga Solo
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Penemuan Bayi Gegerkan Sukoharjo, Ada Surat Minta Dirawat Warga
Seorang bayi perempuan ditemukan di depan rumah warga, Sukoharjo. Kejadian itu terjadi pada Senin (20/4) pukul 06.00 WIB.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Penemuan Bayi Gegerkan Sukoharjo, Ada Surat Minta Dirawat Warga
Indonesia
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Keamanan dan keselamatan pasien merupakan prioritas mutlak yang tidak boleh dikompromikan kelalaian sekecil apa pun.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Indonesia
Jatuhi Sanksi Perawat Salah Kasih Bayi SP1, RSHS Bandung Siap Dievaluasi Kemenkes
RSHS siap menjalani evaluasi dari Kementerian Kesehatan terkait insiden salah kasih bayi.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Jatuhi Sanksi Perawat Salah Kasih Bayi SP1, RSHS Bandung Siap Dievaluasi Kemenkes
Indonesia
Kasus RSHS Bandung Salah Kasih Bayi ke Ibu Selesai Secara Kekeluargaan
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada seorang ibu asal Cimahi, Nina Saleha, atas kasus kelalaian perawat yang menyerahkan bayinya kepada orang lain.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Kasus RSHS Bandung Salah Kasih Bayi ke Ibu Selesai Secara Kekeluargaan
Bagikan