YLBHI Sayangkan Penembakan Pemerkosa di JPO Lebak Bulus

Luhung SaptoLuhung Sapto - Senin, 30 November 2015
YLBHI Sayangkan Penembakan Pemerkosa di JPO Lebak Bulus

Ilustrasi (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Pemerkosa karyawati di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Lebak Bulus meregang nyawa ditembak petugas karena melawan saat akan ditangkap. Tindakan anggota Subdit Resmob Kriminal Umum, Polda Metro Jaya yang menembak mati pelaku menuai kritik dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Koordinator Bantuan Hukum YLBHI, Julius Ibrani mengatakan dalam rangka penegakan hukum dalam setiap penyelidikan yang mendesak, aparat kepolisian boleh melakukan perbuatan kekerasan dengan melumpuhkan pelaku. Tindakan tersebut dilakukan apabila pelaku mengancam keselamatan dan membahayakan kepolisian dan ketertiban umum.

"Itu bisa saja dilakukan. Itu bentuk restoratif justice aparat kepolisian. Ancaman melumpuhkan itu supaya keselamatan terjamin," kata Julius di Jakarta, Senin (30/11). 

Namun, tindakan aparat dalam menghadapi pelaku tindak kriminal tetap harus mengedepankan Peraturan Kapolri (Perkap) No. 8 tahun 2009 tentang implementasi Hak Asasi Manusia (HAM).  

"Katanya, dalam kejadian tersebut pelaku bawa golok. Tapi masih simpang siur karena itu versi aparat saja. Dalam hal ini, apabila ada potensi ancaman tidak dijadikan dalil melakukan penembakan. tapi yang benar itu dilumpuhkan," terangnya.

Julius mengimbau kepada aparat kepolisian supaya menjalani aturan harus berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) sehingga tidak serta merta melakukan tindakan anarkis.

Seperti diketahui, pada Senin (21/11) seorang karyawati, RA, menjadi korban perkosaan di JPO Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Berdasarkan identifikasi korban lewat sebuah foto aparat melakukan perburuan.

Pelaku berinisial ITH (29), seorang residivis yang berprofesi sebagai timer, ditemukan petugas di daerah Slipi, Jakarta Barat. Saat hendak ditangkap pelaku tancap gas dengan sepeda motornya.

Tim Subdit Resmob Kriminal Umum, Polda Metro Jaya melakukan pengejaran dan bisa menghentikan ITH di daerah Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Petugas melepaskan dua kali tembakan ke arah dada ITH karena mengeluarkan sebilah golok saat akan diringkus. ITH tewas bersimbah darah dengan dua butir timah panas bersarang di dada. Jenazah ITH dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diautopsi oleh tim forensik Polri Kramat Jati. (gms)

BACA JUGA:

  1. Kronologi Tewasnya Pemerkosa di JPO Lebak Bulus
  2. Dor! Pemerkosa di JPO Lebak Bulus Tewas Ditembak Petugas
  3. Polisi Buru Pelaku Perkosaan di JPO Pondok Pinang
  4. Ramai Berita Pemerkosaan, JPO Pondok Pinang Diperbaiki
  5. Ahok Pastikan Pemasangan CCTV di JPO Rawan Kriminal

 

 

#HAM #YLBHI #Lebak Bulus #Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) #Pemerkosaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
20 Plat Baja JPO Kyai Maja Samping Kejagung Hilang Digondol Maling
Akses JPO Kyai Maja dekat Kejagung ditutup sementara usai 20 plat baja tangga raib digondol maling. Simak penanganan Bina Marga DKI!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
 20 Plat Baja JPO Kyai Maja Samping Kejagung Hilang Digondol Maling
Indonesia
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak dan perempuan yang berada di lokasi pengungsian, perlu menjadi perhatian dalam penanganan pascabencana.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Indonesia
Akhirnya, Getek Anak Sekolah Warga Ulujami-Kebayoran Lama Utara Mau Diganti JPO
Getek buatan warga masih menjadi satu-satunya sarana penyeberangan Kali Pesanggrahan Jaksel, termasuk buat anak-anak sekolah
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Akhirnya, Getek Anak Sekolah Warga Ulujami-Kebayoran Lama Utara Mau Diganti JPO
Indonesia
Dinas Bina Marga DKI Lempar Polemik JPO tanpa Tangga di DPR ke Diskominfotik
Meminta awak media untuk menanyakan masalah raibnya tangga JPO di Gedung MPR/DPR ke Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Dinas Bina Marga DKI Lempar Polemik JPO tanpa Tangga di DPR ke Diskominfotik
Indonesia
JPO Depan Gedung DPR tak Punya Akses Tangga, ini Kata Gubernur Pramo Anung
JPO tersebut sebelumnya dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
JPO Depan Gedung DPR tak Punya Akses Tangga, ini Kata Gubernur Pramo Anung
Berita Foto
Melihat Kondisi JPO Love-Hate Relationship Kuningan yang Terancam Dibongkar
Beberapa pejalan kaki melintasi Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Kuningan di Jakarta Selatan, Senin (10/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 10 Agustus 2026
Melihat Kondisi JPO Love-Hate Relationship Kuningan yang Terancam Dibongkar
Indonesia
Akhir Polemik Viral 2 JPO 'Love-Hate Relationship' Rasuna Said, Milik Pemprov DKI Dibongkar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memutuskan membongkar JPO lama di Kuningan yang viral sebagai ‘Love-Hate Relationship’. JPO baru integrasi LRT akan dipertahankan dan diperbaiki.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Akhir Polemik Viral 2 JPO 'Love-Hate Relationship' Rasuna Said, Milik Pemprov DKI Dibongkar
Indonesia
Dua JPO Rasuna Said Disorot Warga, Pemprov DKI Beri Penjelasan
Dinas Bina Marga DKI Jakarta menjelaskan kedua JPO tersebut memang berada di lokasi yang berdekatan, tetapi tidak saling terhubung.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Dua JPO Rasuna Said Disorot Warga, Pemprov DKI Beri Penjelasan
Indonesia
JPO Tendean Diganti Pelican Crossing Sementara, Sudah Bisa Digunakan Pejalan Kaki
JPO Tendean diganti pelican crossing untuk sementara. Kini, fasilitas tersebut sudah bisa digunakan pejalan kaki.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
JPO Tendean Diganti Pelican Crossing Sementara, Sudah Bisa Digunakan Pejalan Kaki
Indonesia
Perbaikan JPO Tendean yang Capai Rp 6 Miliar, Salah Satunya Pakai Dana KLB
Gubernur Pramono Anung meminta agar proses pembangunan dilakukan secepatnya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Perbaikan JPO Tendean yang Capai Rp 6 Miliar, Salah Satunya Pakai Dana KLB
Bagikan