Yakushima Millennium Cola Terbuat dari Hutan 'Princess Mononoke'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 26 April 2021
Yakushima Millennium Cola Terbuat dari Hutan 'Princess Mononoke'

Kola ini terbuat dari hutan Yakushima yang disebut sebagai inspirasi untuk animasi Princess Mononoke. (Foto: Makuake)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAMA ini minuman kola diasosiasikan sebagai teman minuman makanan cepat saji. Akan tetapi, beberapa waktu terakhir muncul sebuah tren baru dalam pembuatan kola yang disebut sebagai craft cola. Tujuannya untuk menambah nilai kesenian dari minuman bersoda itu. Dan rasanya tidak ada yang lebih nyeni daripada kola asal Yakushima ini.

Yakushima, seperti dilansir dari laman Sora News 24, merupakan sebuah pulau yang terletak di ujung selatan Prefektur Kagoshima. Daerah ini terkenal berkat keindahan alamnya yang terpelihara dengan baik. Sampai-sampai ditetapkan sebagai SItus Warisan Dunia oleh UNESCO.

Akan tetapi, bukan hanya itu saja yang menjadikannya istimewa. Kabarnya, hutan rimbun yang tertutup dengan lumut serta pepohonan rimba ini adalah inspirasi dari salah satu animasi terkenal jebolan Ghibli berjudul Princess Mononoke.

Baca juga:

Coca-Cola Uji Coba Kemasan Botol Kertas di Eropa

Yakushima Millennium Cola, Minuman yang Terbuat dari Hutan 'Princess Mononoke'
Yakushima dikatakan sebagai inspirasi untuk film Studio Ghibli Princess Mononoke. (Foto: Makuake)

Dalam film tersebut, penonton bisa melihat hutan si putri serigala yang magis. Juga tempat tinggal ratusan ribu kodama berwarna putih. Sekilas jika dilihat, latar hutan dalam animasi memang mirip dengan Yakushima.

Kini, Yakushima tidak hanya lagi terkenal sebagai Situs Warisan Dunia atau hutannya Princess Mononoke saja. Melainkan juga tempat asal kola baru.

Setiap tetes keindahan dan keajaiban yang ada di hutan ini diolah menjadi bentuk botolan bernama Yakushima Millennium Craft Cola oleh pengrajin Biground. Disebut demikian sebab hampir semua bahan di dalamnya memang berasal dari Yakushima.

Minuman bersoda itu mengandung kunyit yang telah ditanam di sana dan diresapi dengan minyak esensial serta mineral dari tanah tersebut. Kayu manis, cengkeh, dan kapulaga juga ditambahkan. Campurannya dimaniskan dengan muscovado dan gula murni dari pulau tetangga Tanegashima.

Yakushima Millennium Cola, Minuman yang Terbuat dari Hutan 'Princess Mononoke'
Bahan-bahan yang ada di dalam kola tersebut berasal dari Yakushima. (Foto: Makuake)

Airnya juga berasal dari Yakushima sebab air tersebut memiliki keunikannya sendiri. Curah hujan di tempat ini sangat tinggi bahkan sampai-sampai ada istilah yang menyebutkan bahwa hujan terjadi 35 hari dalam sebulan di tempat itu.

Ketika mengkombinasikannya dengan ekosistem pulau yang masih asli, lahir lah air ultra lembut yang memberikan rasa khas pada Yakushima Millennium Craft Cola.

Setiap botolnya berukuran 250ml saja, namun teksturnya lebih mengarah pada sirup dibandingkan kola siap minum. Jadi dengan mengurangi rasio air berkarbonasi tiga banding satu yang disarankan dengan penambahan perasan lemon, seharusnya satu botol bisa menghasilkan satu liter kola.

Baca juga:

Coca-Cola Hadirkan Rasa Kopi di Produknya

Jika tidak ingin langsung diminum, pembeli juga bisa mengkreasikannya menjadi sajian lain. Berkat bentuknya yang berupa sirup, Yakushima Millennium Craft Cola juga bisa diolah dan digunakan sebagai topping es krim, bahan koktail, bumbu, dan saus untuk memberikan rasa unik Yakushima.

Yakushima Millennium Cola, Minuman yang Terbuat dari Hutan 'Princess Mononoke'
Satu botolnya bisa dibuat menjadi satu liter minuman kola. (Foto: Makuake)

Botolan tersebut telah diluncurkan sejak 14 April sampai 24 Mei 2021 dan diberandol seharga 2.900 yen atau kurang lebih setara dengan Rp389 ribu.

Kerennya lagi, Biground juga menawarkan paket bahan mentah seharga 2.500 yen (Rp336 ribu). Isinya terdiri dari gula Tanegashima, kayu manis, cengkeh, kapulaga, kunyit, dan air Yakushima. Sehingga pembeli dapat mencoba mengkreasikan dan menghasilkan kola buatan sendiri sesuai keinginan.

Meskipun pandemi membuat kamu tidak bisa mengunjungi dan menikmati keindahan pulau tersebut dalam waktu dekat, setidaknya kini kamu bisa membawa sedikit Yakushima pulang ke rumah. (sam)

Baca juga:

Coca-Cola, Pepsi dan Nestlé Tetap 3 Besar Penyumbang Sampah Plastik Dunia

#Minuman Unik #Minuman Bersoda #Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Pengiriman ini merupakan misi pemadaman kebakaran luar negeri pertama yang dilakukan oleh personel Pasukan Bela Diri (SDF).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Olahraga
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Jumlah pemain Jepang di Premier League musim ini mencatat rekor baru.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Dunia
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah timur Jepang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Dunia
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, naik jadi 34 orang. Otoritas masih menyelidiki 9 kematian terkait bencana.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Dunia
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, melonjak menjadi 28 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah, 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Dunia
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, menewaskan 17 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah. 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terbatas.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Indonesia
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Memperluas akses pekerja Indonesia memperoleh kesempatan bekerja di Jepang melalui jalur yang legal, aman, dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Indonesia
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Jumlah personel Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) yang dikerahkan untuk penanganan gempa di Prefektur Kumamoto ditingkatkan menjadi 4.600 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Dunia
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, menewaskan 13 orang. Mall Aeon ambruk, puluhan terjebak, 200 orang selamat. Pemerintah bentuk satuan tugas darurat.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Sejumlah penumpang kereta cepat juga dilaporkan mengalami luka-luka saat gempa terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Bagikan