TNI AD Siap ke Myanmar, Tunggu Perintah Panglima
Kadispenad Brigjen Alfret Deny. (MP/Asropih)
MerahPutih.com - Kasus kekerasan dan pembantaian terhadap muslim Rohingya di Myanmar, belum menemukan titik terang. Hingga saat ini, junta militer Myanmar terus melakukan kekerasan terhadap etnis tersebut.
Kadispenad Brigjen Alfret Deny menyatakan, dirinya dan pasukan TNI Angkatan Darat siap untuk berangkat melakukan perdamaian di Myanmar.
Meski demikian, dia pun mengatakan bahwa semua itu tetap berada dalam satu komando, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.
"Yang pasti, TNI AD selalu siap diberikan tugas apa pun, sesuai dengan perintah Panglima TNI. Kami selalu siap," kata Alfret di Jakarta, Kamis (7/9).
Namun, hingga saat ini Alfret mengaku belum ada perintah dari Jenderal Gatot untuk menerbangkan pasukan TNI ke Myanmar guna melakukan perdamaian.
"Saya tekankan Angkatan Darat selalu siap, mau jadi apa saja yang menyangkut di negara ini. Pemerintah mengambil keputusan politik untuk mengerahkan Angkatan Darat, ya, kita siap," katanya.
Sejauh ini, kata Alfret, pemerintah sendiri belum ada pembicaraan dengan mabes TNI terkait perdamaian tersebut.
"Belum ada pembicaraannya dengan Mabes, tapi yang pasti kita siap karena amanat undang-undang juga begitu," tandasnya. (Asp)
Baca berita terkait Rohingya lainnya di: Melihat Kekerasan Di Rohingya, Ini Yang Dilakukan Umat Buddha
Bagikan
Berita Terkait
Polri Tangkap WNI Terkait TPPO Warga Rohingya, Perluas Jaringan Hingga Turkiye
TNI Bakal Bangun 6.382 Jembatan di Seluruh Indonesia, Minta Dukungan Pemda
Rekrutmen TNI AD 2026 Dibuka, Ini Cara Daftar dan Syarat Lengkapnya
Jembatan Armco Hubungkan kembali Warga Birem Bayeun Aceh Timur
Viral Video Bantuan ke Sumatera Berupa Kotak Kosong, Begini Penjelasan TNI
Wagub Kalbar Gandeng Imigrasi Buru 15 WNA China Penyerang TNI di Area Tambang Ketapang
Duduk Perkara Belasan WNA China Serang TNI Pakai Parang di Ketapang Versi Kodam XII/Tanjungpura
Prajurit TNI AD Raih Emas di Cabor Menembak SEA Games 2025, Pasang Target Lolos Olimpiade 2028
Harumkan Indonesia, 3 Prajurit TNI AD Raih Medali Perak SEA Games 2025 di Cabor Equestrian Eventing
17 Senior Prada Lucky Namo Dituntut 9 Tahun dan Langsung Dipecat dari TNI AD, Restitusi Capai Rp 544 Juta