Teknologi

WOW! Robot Berteknologi Tinggi Ini Bisa Lindungi Tenaga Medis dari Virus Corona

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 27 April 2020
WOW! Robot Berteknologi Tinggi Ini Bisa Lindungi Tenaga Medis dari Virus Corona

Robot canggih pelindung para tenaga medis dari virus corona (Foto: mashable)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH robot canggih berkaki empat dengan bentuk menyerupai anjing tenga heboh di dunia maya baru-baru ini. Karena robot bernama Spot ini bisa membantu dan juga melindungi para petugas kesehatan dari Virus COVID-19.

Robot tersebut dikembangkan oleh Boston Dynamics, sudah digunakan di Brigman dan Rumah Sakit Perempuan di Massachusetts, Amerika Serikat selama pandemi Corona berlangsung.

Baca Juga:

Robi 'Navicula' Ajak Masyarakat Cegah Penyebaran Virus Corona Lewat #20Detikcucicorona

Seperti yang dilansir dari laman Mashable, Boston Dynamics menjelaskan, dengan adanya robot Spot, tenaga medis dan pasien COVID-19 bisa tetap terhubung meski tak bertemu secara langsung.

Robot canggih ini sangat membantu para tenaga medis dalam menangani pasien COVID-19 (Foto: boston dynamics)

Hal itu tentunya bisa mengurangi penularan virus COVID-19 baik dari pasien yang positif atau pasien yang berpotensi positif.

Sistem kerjanya, robot Spot akan diberikan iPad dan radio dua arah yang ada pada bagian kepalanya. Setelah itu robot tersebut akan berjalan untuk menemui pasien secara langsung lalu menjadi media komunikasi petugas kesehatan dan pasien, agar dapat saling tatap muka meski secara virtual.

Pihah rumah sakit sebelumnya sudah menghubungi Boston Dynamics, untuk menjadikan robot buatannya dapat membantu tenaga medis. Sejak itulah robot Spot di program ulang guna bisa membantu dalam penilaian pasien yang memiliki gejala awal Virus Corona.

Baca Juga:

Yuk Simak Program Belajar Lewat TV, Radio dan Online Saat #DiRumahAja

Biasanya, untuk memeriksa seorang pasien baru, dibutukan sekitar lima tenaga medis untuk menilai pasien tersebut.

Boston Dynamics tengah mengembangkan software dan hardware guna membantu lebih banyak tenaga medis (Foto: pixabay/mohamed_hassan)

Disamping itu, Boston Dynamics juga tengah mengembangkan software serta hardware untuk robot, guna membantu lebih banyak tenaga medis demi mencegah paparah langsung dengan cara telemedicine atau pemeriksaan jarak jauh.

Di mana pihak Boston Dynamics menginginkan tim robotika bisa mengembangkan cara-cara baru seperti halnya mengukur suhu tubuh, laju pernapasan, denyut nadi serta saturasi oksigen dari jarak jauh.

Sebelumnya, robot Spot bisa membantu para pekerja pabrik. Namun kini, Robot itu dirancang untuk membantu para tenaga medis dalam berinteraksi dengan para pasien atau orang yang berpotensi COVID-19. (Ryn)

Baca Juga:

Sekolah Diliburkan Karena Corona? Ini Deretan Situs Belajar Online yang Bisa Kamu Akses

#Virus Corona #Robot
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Lifestyle
Maskapai Jepang Gunakan Robot untuk Operasional
Robot sebenarnya sudah digunakan di beberapa bandara di Jepang, termasuk untuk patroli keamanan dan layanan ritel.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
 Maskapai Jepang Gunakan Robot untuk Operasional
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: China Kirimkan Robot untuk Bantu Iran Perang Darat Lawan Israel dan Amerika Serikat
Unggahan berisi informasi China mengirim robot untuk bantu Iran perang melawan Israel-AS. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: China Kirimkan Robot untuk Bantu Iran Perang Darat Lawan Israel dan Amerika Serikat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: China Kembangkan Robot yang Bisa Hamil untuk Gantikan Peran Ibu
Penelitian serupa juga tengah dikembangkan oleh perusahaan rintisan AquaWomb di Aachen, Jerman, yang merancang wadah khusus berisi cairan ketuban buatan untuk membantu bayi prematur ekstrem
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: China Kembangkan Robot yang Bisa Hamil untuk Gantikan Peran Ibu
Indonesia
Robot Diinfektan Ini Bakal Dihibahkan Jika Tidak Laku Dilelang KPK, Harganya Rp 78,6 Juta
Bagi peserta lelang yang ingin membeli robot disinfektan sitaan KPK harus terlebih dahulu menyetor uang jaminan Rp 35.000.000.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 November 2025
Robot Diinfektan Ini Bakal Dihibahkan Jika Tidak Laku Dilelang KPK, Harganya Rp 78,6 Juta
Indonesia
Robot yang Dipamerkan Polri Dijual Bebas di E-Commerce, Segini Harganya
Dari penelusuran di akun e-commerce Unitree, harga dua jenis robot utama dalam pameran ini cukup mencengangkan.
Frengky Aruan - Rabu, 02 Juli 2025
Robot yang Dipamerkan Polri Dijual Bebas di E-Commerce, Segini Harganya
Indonesia
Canggihnya Robot Polisi, Dibekali Kemampuan Deteksi Penyintas hingga Bahaya Gas Beracun
Robot ini mungkin mulai digunakan pada 2029.
Dwi Astarini - Rabu, 02 Juli 2025
Canggihnya Robot Polisi, Dibekali Kemampuan Deteksi Penyintas hingga Bahaya Gas Beracun
Berita Foto
Aksi Robot Polisi atau Ropi Humanoid Unjuk Gigi dalam Peringatan HUT ke-79 Bhayangkara
Aksi polisi robot humanoid unjuk gigi dalam upacara HUT ke-79 Bhayangkara di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa (1/7/2025).
Didik Setiawan - Selasa, 01 Juli 2025
Aksi Robot Polisi atau Ropi Humanoid Unjuk Gigi dalam Peringatan HUT ke-79 Bhayangkara
Indonesia
Alasan Pakai Robot, Polri Khawatir Anggotanya Jadi Korban di Lokasi Rawan dan Berbahaya
Polri masih terus melihat kesesuaian terhadap penempatan dan kegunaan robot-robot yang akan digunakan
Frengky Aruan - Selasa, 01 Juli 2025
Alasan Pakai Robot, Polri Khawatir Anggotanya Jadi Korban di Lokasi Rawan dan Berbahaya
Indonesia
Mabes Polri Tak Mau Kalah dengan Negara Lain soal Penggunaan Robot untuk Tugas Kepolisian
Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho menyebut bahwa wajah kepolisian di sejumlah negara akan diwarnai kehadiran robot-robot pada 2030.
Frengky Aruan - Senin, 30 Juni 2025
Mabes Polri Tak Mau Kalah dengan Negara Lain soal Penggunaan Robot untuk Tugas Kepolisian
Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan