[HOAKS atau FAKTA]: China Kembangkan Robot yang Bisa Hamil untuk Gantikan Peran Ibu

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 24 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: China Kembangkan Robot yang Bisa Hamil untuk Gantikan Peran Ibu

China dikabarkan tengah mengembangkan teknologi robot yang bisa mengandung janin manusia (Turn Back Hoaks)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - China dikabarkan tengah mengembangkan teknologi robot yang bisa mengandung janin manusia. Disebutkan, teknologi robot hamil ini dikembangkan untuk menggantikan peran ibu mengandung.

Informasi ini diunggah akun X “KangManto123”.

Unggahan ini disertasi berisi narasi “ROBOT HAMIL DIKEMBANGKAN DI CHINA, DIKLAIM BISA GANTIKAN PERAN IBU MENGANDUNG".

FAKTA

Hasil penelusuran tim cek fakta tempo menggunakan mesin pencari Google dengan kata kunci “robot hamil Cina”, “gestation robot”, dan “pregnancy robot” menunjukkan bahwa narasi tersebut telah beredar sejak Agustus 2025.

Klaim itu menyebut seorang ilmuwan bernama Zhang Qifeng dari Nanyang Technological University (NTU), Singapura, mengembangkan robot kehamilan melalui perusahaannya, Kaiwa Technology, dengan prototipe yang disebut akan siap pada 2026.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Ingin Potong Gaji dan Tunjangan Seluruh Pejabat Indonesia, Uangnya Dipakai untuk Program MBG

Namun, juru bicara Nanyang Technological University menyatakan kepada organisasi pemeriksa fakta Snopes bahwa kampus tersebut tidak memiliki ilmuwan bernama Zhang Qifeng maupun penelitian terkait teknologi robot kehamilan.

Pihak universitas juga menegaskan tidak ada lulusan bergelar doktor dengan nama tersebut dari NTU.

Sementara itu, teknologi yang benar-benar sedang dikembangkan oleh para peneliti adalah perangkat rahim buatan untuk membantu bayi prematur. Peneliti di Children’s Hospital of Philadelphia (CHOP) mengembangkan perangkat bernama Extend, yang dirancang sebagai lingkungan luar rahim untuk mendukung perkembangan bayi yang lahir sangat prematur.

Perangkat ini menggunakan kantung berisi cairan amnion buatan dan sistem oksigenator eksternal yang berfungsi menggantikan peran plasenta.

Sejauh ini, teknologi tersebut masih berada pada tahap penelitian dan telah diuji pada janin domba. Hasil penelitian pada 2017 menunjukkan janin domba dapat bertahan hingga sekitar satu bulan dalam sistem tersebut dengan perkembangan menyerupai kondisi di dalam rahim.

Penelitian serupa juga tengah dikembangkan oleh perusahaan rintisan AquaWomb di Aachen, Jerman, yang merancang wadah khusus berisi cairan ketuban buatan untuk membantu bayi prematur ekstrem.

Namun, para peneliti mengakui bahwa teknologi ini masih menghadapi berbagai tantangan ilmiah, terutama dalam meniru fungsi paru-paru bayi prematur secara optimal.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Rudal Iran Menghancurkan Gedung Putih, Kondisi Donald Trump Dipertanyakan

KESIMPULAN

Faktanya, Nanyang Technological University tidak memiliki ilmuwan bernama Zhang Qifeng maupun penelitian terkait teknologi robot kehamilan.

Unggahan video berisi klaim “China kembangkan robot yang dapat mengandung bayi” adalah konten palsu.

##HOAKS/FAKTA #Penyebar Hoaks #Robot #China #Kehamilan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Faktanya, video yang disebarkan merupakan video ledakan gudang di Tianjin, China, pada 2015 lalu.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Panggil Jokowi ke Istana Negara untuk Buktikan Ijazahnya
Presiden Prabowo memanggil Jokowi untuk membuktikan keaslian ijazahnya di Istana Negara. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Panggil Jokowi ke Istana Negara untuk Buktikan Ijazahnya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Istana Negara Ambil Alih Penanganan Kasus Ijazah Jokowi
Tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Istana Negara Ambil Alih Penanganan Kasus Ijazah Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : MBG Tetap Beroperasi di Masa Libur Sekolah 2026 agar Pengelola Tetap Untung
Padahal, selama periode libur kenaikan sekolah 2026, BGN resmi menghentikan program MBG untuk sementara waktu, yakni pada 22 Juni-13 Juli 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : MBG Tetap Beroperasi di Masa Libur Sekolah 2026 agar Pengelola Tetap Untung
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pertamina akan Hapus BBM Bersubsidi Pertalite
Beredar informasi yang menggiring opini bahwa BBM bersubsidi Pertalite akan dihapuskan oleh Pertamina. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pertamina akan Hapus BBM Bersubsidi Pertalite
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah dan DPR Resmi Hentikan MBG
Tidak ada keputusan MK maupun DPR yang menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah dan DPR Resmi Hentikan MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bulan Juli Nanti, Terjadi Mati Lampu Global Selama 9 Hari!
Beredar info yang menyebut Juli 2026 akan ada mati listrik global selama 9 hari berturut-turut. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bulan Juli Nanti, Terjadi Mati Lampu Global Selama 9 Hari!
Indonesia
Menkeu Purbaya Terima Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Universitas Nankai China
Menteri Keuangan Purbaya menerima gelar Profesor Kehormatan bidang Ekonomi dari Universitas Nankai, China, pengakuan atas kontribusinya di sektor ekonomi
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Juni 2026
Menkeu Purbaya Terima Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Universitas Nankai China
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Termasuk Hari Ini, Ada Pemadaman Listrik Total di Jawa dan Bali
PT PLN (Persero) memberikan klarifikasi resmi soal kabar mengenai pemadaman listrik total selama tiga hari di Pulau Jawa dan Bali
Frengky Aruan - Rabu, 24 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Termasuk Hari Ini, Ada Pemadaman Listrik Total di Jawa dan Bali
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Erdogan Tidak Mau Bersalaman dengan Prabowo
Tengah viral di media sosial soal informasi yang menyebut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menolak bersalaman dengan Presiden RI Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Erdogan Tidak Mau Bersalaman dengan Prabowo
Bagikan