WNI jadi Korban Penembakan di Texas, Dubes AS Pastikan Otoritas Lokal Lakukan Investigasi

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 11 Oktober 2022
WNI jadi Korban Penembakan di Texas, Dubes AS Pastikan Otoritas Lokal Lakukan Investigasi

Dubes AS untuk Indonesia Sung Y. Kim menyampaikan pernyataan kepada wartawan di Istana Wakil Presiden Jakarta, Selasa (11/10). ANTARA/Desca Lidya Natalia

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Republik Indonesia Sung Y. Kim menyampaikan rasa duka cita atas meninggalnya warga negara Indonesia (WNI), Novita Kurnia Putri yang menjadi korban salah tembak di San Antonio, Texas.

"Pertama-tama, izinkan saya menyampaikan duka cita mendalam kepada mereka yang terimbas dari tragedi tersebut di AS. Kami doakan agar keluarga dari korban meninggal dunia agar tetap kuat," kata Sun Kim di Jakarta, Selasa (11/10).

Baca Juga

WNI Jadi Korban Berondong Peluru di Texas AS, Jenazah Akan Dibawa ke Jateng

Novita tewas pada Selasa (4/10) setelah rumahnya ditembaki ratusan peluru oleh dua orang remaja yang masing-masing berusia 14 tahun dan 15 tahun.

Dubes Sung memastikan otoritas Texas akan melakukan investigasi mendalam dan mengusut tuntas kasus ini.

"Dan, yang saya ketahui bahwa otoritas lokal akan melakukan investigasi penuh dan bertanggung jawab penuh atas kejahatan mengerikan itu," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri Umar Hadi mengatakan Konsulat Jenderal RI di Houston selalu melakukan memantau WNI di kawasan tersebut.

"Perwakilan-perwakilan RI di luar negeri senantiasa berupaya sebaik-baiknya untuk memberikan pelayanan perlindungan terbaik, tapi accident happened ya, kecelakaan bisa saja terjadi di mana saja; karena itu kita terus mengimbau kepada WNI yang sedang perjalanan atau tinggal di negara-negara lain terus berhati-hati," ucap Umar

Baca Juga

Wilayah Ukraina Dicaplok Rusia, Kemenlu Pastikan WNI Dalam Kondisi Aman

Tetapi, lanjut Umar, dalam kondisi darurat WNI yang berada di luar negeri diminta berkomunikasi dengan perwakilan-perwakilan RI di lokasi terdekat.

"Kuncinya pada komunikasi. Jadi, jangan sungkan. Misalnya, anda pelajar, mahasiswa baru datang, ya lapor ke perwakilan Indonesia yang terdekat, supaya kami tahu anda ada di mana, karena kan sekarang sudah bukan lagi pengawasan, sekarang kan pelayanan. Kami melayani sebaik-baiknya," kata Umar.

Dia juga meminta WNI yang tinggal di luar negeri, bukan sebagai wisatawan, untuk memeriksa dan menyimpan alamat dan nomor telepon KBRI atau KJRI setempat.

Terkait Novita, Umar menolak menjelaskan apakah jenazah korban salah tembak di Texas itu akan dibawa ke Indonesia atau dimakamkan di AS.

"Saya tidak bisa komentar sekarang karena pesan keluarga," ucap Umar

KJRI Houston terus berkoordinasi dengan Kemlu untuk memfasilitasi keinginan pihak keluarga almarhumah Novita. Pemulangan jenazah Novita dari AS ke Indonesia memerlukan waktu cukup lama, khususnya terkait penerbitan dokumen kematian oleh departemen kesehatan setempat.

Namun, menurut perwakilan KJRI Houston, sesuai keinginan dari pihak keluarga jenazah Novita Kurnia Putri rencananya akan dimakamkan di Kota Semarang, Jawa Tengah.

KJRI Houston dan Kemlu akan terus memantau perkembangan pemulangan jenazah Novita Kurnia Putri.

Sementara itu, dua pelaku penembakan Novita telah ditangkap oleh polisi setempat. Menurut Sherrif Bexar County, Javier Salazar, keduanya didakwa dengan pembunuhan tingkat pertama dan penyerangan dengan senjata mematikan. (*)

Baca Juga

Pemerintah Fasilitasi Pemulangan Jenazah WNI Korban Penembakan di Texas

#Amerika Serikat #Dubes #Penembakan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Dunia
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Gambar yang ditampilkan menjadi peringatan langsung kepada Amerika Serikat agar tidak mencoba melakukan serangan militer terhadap negara tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Dunia
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Kapal induk tersebut dan kapal-kapal pendampingnya diperintahkan ke wilayah tersebut ketika Iran menindak keras protes massal.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Dunia
Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
Komando Pusat AS menyebut kelompok kapal induk itu berada di Samudra Hindia, bukan di Laut Arab yang berbatasan langsung dengan Iran.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
 Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Beredar unggahan yang berisi informasi WNI bernama Kezia Syifa bergabung dengan Temtara AS karena gaji besar. Cek kebenaran faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Dunia
7 Tewas dan 800 Ribu Rumah tanpa Listrik saat Badai Musim Dingin Landa Amerika Serikat
Badan Cuaca Nasional AS (NWS) menyebut situasi mengancam jiwa yang membentang dari Texas hingga New England.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
  7 Tewas dan 800 Ribu Rumah tanpa Listrik saat Badai Musim Dingin Landa Amerika Serikat
Indonesia
Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
“Dengan mengandalkan kemampuan dalam negeri serta pengalaman berharga di masa lalu, Iran lebih siap dari sebelumnya dan akan merespons secara komprehensif, tegas."
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
Dunia
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
Trump memperingatkan Kanada tentang dampak buruk dari hubungan ekonomi yang lebih erat dengan China.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
Indonesia
Isu Akuisisi Greenland oleh AS, Menlu: Indonesia Tegaskan Posisi Non-Align
Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan Indonesia berada pada posisi non-align dan tidak berpihak dalam isu AS yang dikabarkan akan mengakuisisi Greenland.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Isu Akuisisi Greenland oleh AS, Menlu: Indonesia Tegaskan Posisi Non-Align
Dunia
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun
Amerika Serikat wajib membayar badan kesehatan PBB itu US$ 260 juta (sekitar Rp 4,3 triliun) dalam bentuk biaya terutang tahun 2024 dan 2025.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun
Dunia
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Pada November 2025, Dewan Keamanan PBB (DK-PBB) telah mengesahkan resolusi usulan AS untuk mendukung rencana komprehensif Trump dalam menyelesaikan konflik di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Bagikan