WNI Asal Sragen Korban Kecelakaan Bus di Malaysia Baru Sebulan Bekerja
Wami Windasih. (Foto Ist)
MerahPutih.com - Meninggalnya Wami Windasih (19) warga Dukuh Kandangsapi RT 09, Desa Kandangsapi, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, membuat keluarga sangat terpukul. Pasalnya, putri sulung dari Wagiyono ini baru sebulan bekerja di Malaysia.
“Iya, dia baru kerja sebulan di Malaysia, dia anak yang sangat baik,” kata Kepala Desa (Kades) Kandangsapi, Pandu kepada wartawan, Rabu (25/10).
Dikatakan, Wami bekerja ke Malaysia karena ingin membantu perekonomian keluarganya. Dia masih memiliki dua orang adik yang masih kecil-kecil.
“Bisa dibilang, keluarganya kurang mampu, orang tuanya saja buruh tani dan penjual cilok,” ujarnya.
Pandu menambahkan, Wami belum memiliki suami. Ia baru saja lulus dari sebuah SMK yang ada di Sragen.
Wami meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan antarbus karyawan, di kilometer 47, Lebuh Utara Selatan, Pulau Penang, Malaysia, pada Selasa (24/10) kemarin.
Sampai saat ini, pihak keluarga masih menunggu kabar terkait kepulangan jenazah Wami dari Malaysia ke Sragen. (*)
Berita ini berdasarkan laporan Win kontributor Merahputih.com untuk Solo dan sekitarnya. Baca juga berita terkait di: Warga Sragen Ikut Jadi Korban Kecelakaan Bus di Malaysia
Bagikan
Berita Terkait
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Kronologis ABK WNI Diculik Bajak Laut di Gabon, Kapal Disergap Dini Hari
Indonesia dan Malaysia Blokir Grok Milik Elon Musk, Kementerian Komdigi Soroti Pelanggaran HAM
Kondisi Teheran 'dalam Bahaya', WNI Diminta Waspada dan Hindari Kerumunan
Demo di Iran Tewaskan Sekitar 500 Orang, DPR: Siapkan Rencana Evakuasi WNI, Jangan Tunggu Situasi Memburuk
KJRI Johor Bahru Jemput Bola Selesaikan Rencana Pemulangan WNI Bermasalah
Kemenlu Pulangkan 3 WNI Terjebak di Yaman
37 WNI di Venezuela Diimbau Waspada, KBRI Buka Hotline Darurat
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup
Kereta Whoosh Jadi Destinasi Wisata, Orang Malaysia Ramai ke Indonesia untuk Mencoba