Kuliner

Promosi Kuliner Tak Lagi Efektif, Saatnya Perkenalkan Culinary Culture

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 16 Mei 2022
Promosi Kuliner Tak Lagi Efektif, Saatnya Perkenalkan Culinary Culture

William Wongso sebut ini saatnya memperkenalkan budaya kuliner. (Foto: Instagram@williamwongso)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PAKAR kuliner Indonesia William Wongso sudah berlayar 20 tahun melakukan promosi kuliner Indonesia di luar negeri. Menurutnya, penggunaan istilah promosi kuliner sudah tidak terlalu efektif lagi.

"Selama 20 tahun saya promosi kuliner Indonesia di mancanegara. Awalnya selalu pada istilah promosi kuliner Indonesia. Itu tidak terlalu efektif. Sekarang kita sudah mulai sadar bukan bentuk promosi, melainkan kita memperkenalkan culinary culture atau budaya kuliner," kata William di sela peluncuran Indonesia's Geographical Indication Show (IGIS) 2022 secara daring, dikutip ANTARA, Jumat (13/5).

Pengenalan budaya kuliner yang meliputi keunikan, kualitas, dan reputasi produk saat ini juga menjadi upaya yang dilakukan pemerintah melalui program IGIS 2022. IGIS 2022 mengeksplorasi keunikan yang menjadi ciri khas setiap indikasi geografis dalam bentuk video dokumenter, cooking show, resep olahan produk indikasi geografis, side talk show, dan webinar.

Baca juga:

Keberanian Diplomasi Rendang William Wongso

William Wongso Sebut Istilah Promosi Kuliner Tidak Efektif Lagi
Pengenalan budaya kuliner yang meliputi keunikan, kualitas, dan reputasi produk. (Foto: Unsplash/prananta haroun)

Program ini mengajak seluruh pihak, mulai dari pemilik modal, eksportir, potential buyer, asosiasi, komunitas, pencinta kuliner, praktisi kuliner, penggiat usaha, pemangku kebijakan, hingga masyarakat untuk meningkatkan dukungan pada penguatasn posisi Indonesia melalui keaslian dan kualitas produk.

Dalam IGIS 2022, terdapat 10 produk unggulan indikasi geografis Indonesia yang dihadirkan, seperti Beras Adan Krayan, Garam Bali Amed, Lada Luwu Timur, Kopi Arabika Gayo, Kayu Manis Koerintji, Gula Kelapa Kulonprogo Jogja, Teh Java Preanger, Lada Putih Muntok, Cengkih Minahasa, dan Pala Siaw.

William yang pernah berkolaborasi membuat rendang bersama Gordon Ramsay pada Juni 2020 ini mengatakan Indonesia butuh program-program yang memperkenalkan kuliner, khususnya rempah-rempah berkualitas dengan sertifikasi indikasi geografis (GI) agar mendapatkan nilai ekonomis tinggi.

Baca juga:

William Wongso dan Keberanian Diplomasi Rendang Kebanggaan Indonesia

William Wongso Sebut Istilah Promosi Kuliner Tidak Efektif Lagi
Program rempah-rempah diharapkan terus diperkenalkan. (Foto: Unsplash/Marion Botella)

"Dampak ini akan meningkatkan penghasilan petani rempah-rempah. Ini sudah terjadi di bidang perkopian. Dulu petani kopi asal kuantitas, sekarang sudah menuju kualitas karena kesadaran konsumen untuk menikmati kopi berkualitas sangat tinggi," tuturnya.

William berharap program semacam ini mulai diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia. "Saya ingin di masa depan, program-program memperkenalkan rempah-rempah berkualitas dengan sertifikasi GI harus dilakukan mulai dari level sekolah menengah kejuruan sampai ke atas agar tidak ada lagi masyarakat pesan lada putih atau hitam, tapi dengan embel-embel," tutupnya. (and)

Baca juga:

Lezatnya Menu Baru Talaga Sampireun Ala William Wongso

#Mei +62 Bicara Hajatan #Kuliner #Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Fun
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Temukan 30 kuliner khas Riau mulai dari gulai patin, mie sagu, bolu kemojo, hingga otak-otak Selatpanjang. Lengkap dengan lokasi hingga harga.
ImanK - Jumat, 12 Desember 2025
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kuliner
Merayakan Malam Tahun Baru ala Argentina, Menikmati Torta Galesa hingga Asado
Seluruh rangkaian ini menjadi cara Sudestada menutup 2025 dengan meriah.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Desember 2025
Merayakan Malam Tahun Baru ala Argentina, Menikmati Torta Galesa hingga Asado
Fun
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
CasaLena Jakarta memperkenalkan menu lunch dan dinner terbaru mulai 1 Desember 2025, menghadirkan pengalaman kuliner Latin American Grill yang lebih fokus dan premium.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
ShowBiz
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Video yang dihapus itu berisi permintaan maaf Chef Paik terkait dengan isu pelanggaran label asal produk, iklan menyesatkan, serta tuduhan penyalahgunaan siaran.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Fun
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Survei SiteMinder 2026 mencatat 59% wisatawan RI menginginkan layanan hotel berbasis AI untuk pengalaman menginap lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Bagikan