Wewangian yang Menenangkan, Bantu Kurangi Stres

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 16 November 2022
Wewangian yang Menenangkan, Bantu Kurangi Stres

anfaat wewangian ini berlipat ganda saat malam hari. (Pixabay/pixel2013)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AKHIR tahun, kesibukan meningkat. Tenggat laporan dan rencana tahunan di kantor, anak yang mulai tes akhir semester, dan persiapan liburan akhir tahun menanti. Dengan dimulainya kesibukan menjelang akhir tahun, kita semua perlu menenangkan diri.

Salah satu caranya adalah melalui indera penciuman, media kuat yang memiliki kemampuan untuk memengaruhi suasana hati dengan sekali hirupan.

Baca Juga:

Tips Tubuh Wangi Damaikan Diri Sepanjang Hari

wangi
Wewangian apa pun yang kamu sukai secara pribadi akan menghilangkan stresmu. (Pixabay/Couleur)

Wewangian itu subjektif, dan wewangian apa pun yang kamu sukai secara pribadi akan menghilangkan stresmu. Namun, ada ekstrak botani tertentu (terbuat dari tanaman, daun, kulit jeruk, dan kelopak bunga, dan lain-lain) yang secara ilmiah terbukti memiliki manfaat aromaterapi.

Kamu bisa menggunakan mist, spray, oil, dan krim yang mengandung minyak esensial. Produk-produk kecantikan tersebut dapat dioles di pelipis, semprotkan di bantal, atau gosokkan ke tubuh untuk menghilangkan stres secara instan.

Manfaat wewangian ini berlipat ganda saat malam hari, itulah sebabnya memakai beberapa wewangian ke tempat tidur mungkin bukan ide yang buruk jika kamu tidak terlalu sensitif terhadapnya.

"Penelitian telah menunjukkan bahwa menghirup minyak esensial tertentu sebelum dan selama tidur dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk tertidur, mengurangi waktu terbangun di malam hari, dan meningkatkan vitalitas tubuh pada hari berikutnya," ujar aromaterapis Brittany Hogan yang mendirikan Nefertem Holistic Skincare.

Saat kita menikmati apa yang kita cium, efek domino terjadi karena sistem tubuh yang terhubung.

Baca Juga:

Tak Hanya Wangi, Lilin Aromaterapi Kristal Ini Bisa Pengaruhi Aura

wangi
Aroma kayu dapat menimbulkan perasaan relaksasi bagi kebanyakan orang. (Pixabay/weinstock)

"Menikmati aroma membantu pupil mata melebar, dan tubuh akan memproduksi zat kimia yang dapat mendorong otot polos pembuluh darah untuk relaks," kata ahli aromaterapi Kelly Fowler yang menjadi instruktur di The Soma Institute seperti diberitakan Real Simple.

"Ketika tubuh melalui proses vasodilatasi itu, tekanan darah pun turun, dan detak jantung sedikit melambat, yang merupakan sinyal ketenangan dan relaksasi," dia menambahkan.

Beberapa aroma yang menenangkan yaitu lavender, eucalyptus, dan sereh, menurut penelitian dapat melakukan hal-hal seperti meningkatkan kualitas tidur, meningkatkan suasana hari, dan bahkan mengurangi kecemasan.

Selain itu, sebuah penelitian menunjukkan bahwa aroma kayu dapat menimbulkan perasaan relaksasi bagi kebanyakan orang. Sementara, musk dikaitkan dengan emosi utama perasaan aman (mungkin dijelaskan oleh fakta bahwa ada aroma musk dalam ASI).

Ada ratusan aroma berbeda yang dapat digunakan dalam aromaterapi, tetapi kayu putih dan sage harus menjadi dua MVP teratas. Koleksi aromaterapi kerap menggabungkan keduanya menjadi mist herbal untuk menjernihkan pikiran. Kamu dapat menyemprotkan sedikit pada bantal dan seprai dengan cepat sebelum tidur untuk pengalaman tidur yang lebih relaks. (aru)

Baca Juga:

Trik Jitu Bikin Kamar Mandi Selalu Segar dan Wangi

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan